MADIUN, NEUMEDIA.ID – Suasana tenang perjalanan malam KA Kertanegara relasi Purwokerto–Malang mendadak berubah mencekam. Seekor ular cincin emas tiba-tiba muncul di dalam gerbong ekonomi, memicu kepanikan penumpang.
Berdasarkan rilis resmi dari Humas Daop 7 Madiun yang diterima redaksi, insiden terjadi Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 22.50 WIB, sesaat setelah kereta meninggalkan Stasiun Sragen. Ular ditemukan melingkar di bawah kursi penumpang di gerbong ekonomi (Eko 2), memancing teriakan dan kegaduhan.
Laporan cepat dari pramugara langsung direspons kru dan petugas pengamanan. Namun saat tiba di lokasi, situasi sudah lebih terkendali—seekor ular tersebut lebih dulu diamankan oleh penumpang yang sigap.
Petugas kemudian mengamankan hewan itu ke dalam kantong plastik dan melakukan penyisiran menyeluruh di gerbong untuk memastikan tidak ada ancaman lain. Tidak satu pun penumpang mengakui kepemilikan ular tersebut.
Meski sempat menegangkan, perjalanan kereta tetap berlanjut normal. Ular kemudian diturunkan di Stasiun Madiun untuk penanganan lebih lanjut.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan respons cepat menjadi kunci menjaga situasi tetap kondusif.
“Petugas bergerak sigap begitu menerima laporan, memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap terjaga,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Ia memastikan insiden tersebut tidak berdampak pada operasional perjalanan maupun keselamatan penumpang. KAI juga mengapresiasi peran aktif penumpang yang turut membantu mengamankan situasi.
Selanjutnya, ular diserahkan ke BKSDA Wilayah I Madiun. KAI kembali mengingatkan, penumpang dilarang membawa hewan hidup maupun barang berbahaya ke dalam kereta demi keamanan bersama. (*/ant/red)






