Rapat Pleno KPU Diwarnai Aksi Walk Out Saksi PAN, Begini Tanggapan Bawaslu Kota Madiun

- Editorial Team

Kamis, 29 Februari 2024 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Kota Madiun Wahyu Sesar Sulistyo Nugroho memberikan keterangan kepada awak media. Foto : Neumedia.id/Bormanto

Ketua Bawaslu Kota Madiun Wahyu Sesar Sulistyo Nugroho memberikan keterangan kepada awak media. Foto : Neumedia.id/Bormanto

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Rapat pleno hasil rekapitulasi Pemilu 2024 tingkat Kota Madiun yang digelar KPU Kota Madiun di Hotel Aston diwarnai aksi protes dan walk out, Rabu (28/2/2024).

Pihak yang melakukan protes dan aksi walk out adalah Catur Wulan, saksi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Madiun. Sikap itu dipicu karena dia merasa kecewa dengan sistem Pemilu 2024.

Menurut Catur, peserta pemilu dipaksa untuk menerima apapun hasilnya. Padahal, ada sejumlah dugaan kecurangan dalam tahapan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini seperti yang menimpa calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Kota Madiun dari partai NasDem nomor urut 1 Tutik Endang Sri Wahyuni. Caleg dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Kota Madiun (Manguharjo) ini diduga mengalami pergeseran suara sebanyak 102 suara.

Baca Juga : PDIP Tolak Hasil Perhitungan Sirekap KPU, Waketum Partai Garuda: Tidak Akan Mengubah Apapun

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun menanggapi aksi protes dan walk out saksi Partai PAN, Catur Wulan saat rapat pleno hasil rekapitulasi Pemilu 2024 tersebut.

Ditemui selesai pleno, Ketua Bawaslu Kota Madiun Wahyu Sesar Sulistyo Nugroho menegaskan bahwa proses dari penanganan permasalahan itu masih berlangsung hingga saat ini. “Saat ini penanganannya masih berjalan, tunggu saja nanti prosesnya,” katanya, Rabu (28/2/2024).

Namun, Wahyu mengatakan, kapasitas Bawaslu Kota Madiun terkait permasalahan tersebut adalah sebatas untuk melakukan penelusuran. Hal ini tentang ada atau tidaknya pelanggaran administrasi pada saat rekapitulasi di tingkat kecamatan.

“Ada warga masyarakat didampingi putri salah seorang caleg datang ke Bawaslu untuk memberikan informasi kepada bawaslu. Perlu saya sampaikan bahwa Bawaslu kapasitasnya adalah untuk melakukan penelusuran, ada atau tidaknya pelanggaran administrasi pada saat rekap tingkat kecamatan,” jelas Wahyu.

Baca Juga : Saksi PAN Walk Out dari Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Pemilu Tingkat Kota Madiun

Ia menambahkan, sebenarnya Bawaslu juga berharap ada rekap ulang. Namun, setelah ditelaah dan dikaji lebih lanjut, ternyata rekap ulang tidak bisa dilakukan. Alasannya, karena rekap ulang harus memenuhi beberapa unsur sebagaimana telah diatur dalam Pasal 94 PKPU Nomor 5 Tahun 2024.

“Yang di antaranya menyebutkan bahwa rekap ulang bisa dilaksanakan karena adanya kerusuhan, bencana alam, dilakukan di tempat yang gelap, dilakukan di tempat tertutup dan lain sebagainya,” terang Wahyu.

“Jadi bukan Bawaslu mengabaikan informasi yang disampaikan oleh putri salah satu caleg, saat ini penanganannya masih berjalan, tunggu saja nanti prosesnya,” sambungnya. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Editor : Nofika D.Nugroho

Berita Terkait

Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 
Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG
Truk Boks Hantam Bus Mogok di Madiun, Sopir Truk Tewas, Bus Terdorong Tabrak Rumah
Muscab PKB Madiun: Regenerasi Mengalir, Empat Nama Disiapkan Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Muhtarom
Ngeri, Ular Cincin Emas Muncul di Bawah Kursi KA Kertanegara 

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

Peringati Hardiknas, Pemkab Madiun Perkuat Komitmen Pendidikan, Bidik Wajib Belajar 13 Tahun

Rabu, 29 April 2026 - 09:24 WIB

Sigit Budiarto Resmi Dilantik Jadi Sekda Madiun, Bupati Tekankan Percepatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

Selasa, 28 April 2026 - 23:18 WIB

Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Berita Terbaru