DPRD Kota Madiun Soroti Laporan Pertanggungjawaban APBD 2024, Fraksi-fraksi Beri Catatan Kritis

- Editorial Team

Kamis, 22 Mei 2025 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEUMEDIA.ID, KOTA MADIUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024, Rabu (21/5/2025).

Rapat yang digelar di ruang sidang utama DPRD itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya. Dari total 30 anggota dewan, sebanyak 24 hadir. Sementara satu anggota diketahui telah wafat, dan lima lainnya tidak hadir tanpa keterangan.

Sidang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta penyampaian ucapan duka cita atas meninggalnya Ketua DPRD Kota Madiun periode 2019–2024, Andi Raya Bagus Miko Saputro.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Delapan fraksi DPRD Kota Madiun—yakni Fraksi Golkar, PKB, Gerindra-NasDem, PDI Perjuangan, Perindo, PSI, Demokrat, dan PKS—menyampaikan pandangan umum secara bergiliran. Seluruh fraksi juga menyampaikan apresiasi atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan Pemerintah Kota Madiun Tahun Anggaran 2024.

Namun demikian, fraksi-fraksi juga memberikan sejumlah catatan kritis. Di antaranya menyoroti soal Besaran Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa), Mekanisme pembagian laba PDAM sebagai BUMD, Strategi penanganan piutang, baik lancar maupun macet, termasuk kejelasan pembangunan aset PDAM di kawasan Ngrowo Bening.

Pemandangan umum ini menjadi bagian penting dalam fungsi pengawasan DPRD terhadap kinerja eksekutif, sekaligus upaya perbaikan tata kelola keuangan daerah.

Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, menilai capaian APBD 2024 masih dalam batas wajar, meski terdapat beberapa kekurangan.

“Memang ada beberapa hal yang pencapaiannya kurang maksimal. Kita pahami bahwa tahun 2024 adalah masa transisi, di mana kepala daerah dijabat oleh Penjabat (Pj) Wali Kota. Ini tentu berdampak pada kinerja, baik dari sisi pendapatan maupun belanja,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono.

Menurutnya, proses evaluasi masih akan berlanjut melalui rapat dengar pendapat (RDP) dengan organisasi perangkat daerah (OPD). Ia juga mendorong agar pemerintah tancap gas di awal periode baru.

“Kami semua siap mendukung Wali Kota Maidi dan Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun demi kepentingan masyarakat. Secara umum, kondisi keuangan masih tergolong baik,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menegaskan bahwa temuan atau catatan yang muncul bukan karena kekeliruan dalam pengelolaan, melainkan perbedaan waktu antara proses audit dan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ).

“Auditnya sudah selesai lebih dulu sebelum LKPJ dibahas. Jadi bukan karena ketidakcermatan, namun nanti tentu akan kita cek kembali,” jelasnya.

Rapat paripurna ini menjadi bagian awal dari proses pembahasan lebih lanjut antara DPRD dan Pemkot Madiun demi perbaikan kinerja anggaran ke depan. Adapun jawaban Wali Kota atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Madiun dijadwalkan akan disampaikan dalam rapat paripurna selanjutnya yang rencananya digelar pada Jumat (23/5/2025) besok. (ant/red/adv)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’
Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD
Serah Terima 270 Taruna Taruni Baru, Wali Murid Ungkap Alasan Percayakan Pendidikan Putra-Putrinya ke SMAN 3 Taruna Angkasa
DPRD Kota Madiun Soroti SiLPA Rp154,8 Miliar hingga Opini WDP
BTPN Syariah Gandeng Unipma Madiun, Mahasiswa Dampingi UMKM Tingkatkan Omzet dan Akses Pasar 
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Pekerja Informal Jadi Fokus Utama, BPJS Ketenagakerjaan Genjot Perlindungan Jamsostek di Madiun Raya
Paripurna Hari Jadi ke 108 Kota Madiun, DPRD Dorong Program yang Berdampak Langsung bagi Rakyat 

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Dari Penggemukan Sapi hingga Layanan Publik, BUMDes Sumber Mulya Sumberbendo jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:29 WIB

AYV Masuk Dugaan Sindikat Buzzer Hoaks, Siroojul Kahfi: Sudah Dua Tahun Bukan Karyawan Kami

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:41 WIB

76 Pelajar Pilihan Kabupaten Madiun Mulai Digembleng, 15 Hari Disiapkan untuk Kibarkan Merah Putih

Senin, 27 Juli 2026 - 14:19 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, SiLPA dan 400 Aset Belum Bersertifikat Jadi Catatan DPRD Madiun

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:18 WIB

Hari Koperasi ke-79, Bupati Madiun Dorong Koperasi Bertransformasi dan UMKM Naik Kelas

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:26 WIB

BULOG Madiun Libatkan Pemda dan Media Uji Kualitas Beras, Pastikan CBP Layak Dikonsumsi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:55 WIB

Bahana Bersahaja di Dempelan, Bupati Madiun Luncurkan Mobil Rontgen Keliling, Target TBC Tuntas 2028

Berita Terbaru