Siemens Komplain Spesifikasi 31 Trainset LRT Jabodebek yang Berbeda-Beda

- Editorial Team

Jumat, 4 Agustus 2023 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Setiap rangkaian LRT Jabodebek tidak bisa sejajar lantaran adanya spesifikasinya berbeda-beda
. Foto: media sosial kabarpenumpang


NEUMEDIA.ID – Proyek light rail transit (LRT)
Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) menuai kontroversi ketika mendekati
final. Salah satunya dalam hal teknis kereta produksi PT INKA (Persero) yang
berkantor pusat di Madiun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Menteri BUMN Kartika
Wirjoatmodjo menyatakan bahwa spesifikasi 31 trainset terdapat perbedaan pada setiap rangkaiannya. Akibatnya,
sistem perangkat lunak (software)
harus diperbaiki dengan biaya yang lebih tinggi.

Tiko, sapaan akrab Kartika
Wirjoatmodjo menyatakan bahwa Siemens selaku kontraktor yang kebagian tugas
menggarap software development ikut
terkenda getahnya. Sebab, ongkos pengembangan perangkat lunak membengkak.

Perusahaan asal Jeman ini disebut
telah melayangkan protes ihwal spesifikasi LRT ke Kementerian BUMN.

“Siemens suatu hari call meeting, komplain sama saya. Pak
ini software-nya naik cost-nya, kenapa, spec (spesifikasi)
keretanya INKA ini baik dimensi, berat maupun kecepatan dan pengeremannya
berbeda-beda satu sama lain. Jadi 31 kereta beda spec (spesifikasi) semua,”
jelas Tiko dalam InJourney Talks yang dikutip neumedia.id dari akun media sosial KabarPenumpang, Jumat, 4 Agustus
2023.  

Akibat spesifikasi yang berbeda-beda
itu, ia melanjutkan, software milik
Siemens sulit diintegrasikan sehingga LRT tidak bisa berhenti tepat di peron
stasiun. Kondisi ideal, yakni setiap rangkaian kereta tanpa masinis itu sejajar
antara gate di stasiun dan pintu
kereta tidak terpenuhi.

Untuk mengatasi permasalahan itu
dibutuhkan penyesuaian kembali agar memiliki toleransi yang dapat membuat
masing-masing rangkaian berhenti pada posisi yang sama.

Sementara itu, pihak PT INKA
menyatakan bahwa pembuatan LRT Jabodebek telah sesuai dengan spesifikasi teknis
dari PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) selaku operator kereta tanpa
masinis itu.   

“Kami sudah membuat kereta tersebut
sesuai spesifikasinya,” kata Senior Manager Humas dan Kantor Perwakilan PT INKA
Agung Dwi Cahyono saat dikonfirmasi, Kamis petang, 3 Agustus 2023.

Namun, ia tidak bersedia menjelaskan
lebih lanjut tentang kesesuaian antara spesifikasi pembuatan dan pemesanan yang
dimaksud. “Sementara hanya jawaban di atas saja,” ujar dia.

Presiden
Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa kesalahan merupakan hal yang lumrah.
Apalagi, proyek moda transportasi LRT ini merupakan yang pertama kali di
Indonesia.

“Kalau
ada kekurangan, masih ada yang perlu dikoreksi, masih ada yang perlu dievaluasi
saya kira wajar. Jangan mengharapkan ini nanti operasi semuanya sempurna. Enggak, pasti ada perbaikan-perbaikan
sistem, perbaikan-perbaikan teknis untuk yang lain-lainnya,” jelasnya. (**/ofi)


 


Diolah dari berbagai sumber dan
reportase neumedia.id

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Fuso Dipo Madiun Pererat Kemitraan Lewat Buka Puasa Bersama Pelanggan
Barongsai Meriahkan Imlek di Stasiun Madiun, Penumpang Mengaku Kaget dan Terhibur
Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H-4, Daop 7 Madiun Catat 19.110 Pelanggan
KAI Daop 7 Madiun Gandeng Taruna PPI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Jalur dan Prasarana
115 Kali Sosialisasi Digelar, KAI Daop 7 Madiun Klaim Tekan Risiko Kecelakaan Perlintasan
Libur Nataru, Lebih dari 280 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api di Wilayah Daop 7 Madiun 
Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Perumdam dan BPR Sama-Sama Moncer, Pemkab Madiun Borong Enam Penghargaan di Top BUMD Awards 2026

Rabu, 15 April 2026 - 12:38 WIB

Bahana Bersahaja di Bancong, Pemkab Madiun Lakukan Perbaikan Infrastruktur, Rehab RTLH dan Hadirkan Layanan Terpadu 

Rabu, 8 April 2026 - 17:06 WIB

Bupati Dorong Harmonisasi Layanan Kesehatan RSUD Dolopo untuk Wujudkan Madiun BERSAHAJA

Rabu, 8 April 2026 - 15:03 WIB

DPRD Madiun Gaspol Empat Raperda Kunci, LP2B Jadi Penentu Arah Tata Ruang

Minggu, 5 April 2026 - 18:58 WIB

Muscab PKB Madiun: Regenerasi Mengalir, Empat Nama Disiapkan Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Muhtarom

Kamis, 2 April 2026 - 19:15 WIB

Ngeri, Ular Cincin Emas Muncul di Bawah Kursi KA Kertanegara 

Rabu, 1 April 2026 - 18:27 WIB

Ditarget Selesai Juli, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Madiun Baru 18 Persen, Wamen PU Tekan Percepatan Proyek 

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:42 WIB

Bupati Madiun Buka Candimulyo Cup II 2026, Ajang Lahirkan Atlet Voli Berprestasi

Berita Terbaru

Bapenda Kota Madiun menggenjot PAD sejak awal tahun dengan melakukan sinkronisasi, evaluasi, dan optimalisasi pajak serta retribusi daerah pada triwulan I 2026.

Kota Madiun

Awal Tahun, Realisasi PAD Kota Madiun Sentuh 23,99 Persen

Selasa, 7 Apr 2026 - 19:14 WIB