PSN Jokowi = Proyek Cendana Soeharto, Kok Bisa?

- Editorial Team

Selasa, 17 Oktober 2023 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pulau Rempang yang merupakan salah satu target proyek strategis nasional. Foto: Walhi Riau

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID, JAKARTA – Pemerintah
RI di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menjalankan
sejumlah proyek strategis nasional (PSN). Program yang digadang-gadang menjadi ‘monumen’
keberhasilan kerja itu menuai kontroversi karena diduga tanpa melalui perhitungan
matang. PSN yang berlangsung terkesan grusa-grusa

 

Bahkan, Direktur Eksekutif
Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Zenzi Suhadi menganggap
periode kedua masa kepemimpinan Presiden Jokowi mirip dengan periode kedua masa
kepemimpinan Soeharto.

 

“Kalau dicermati, sama persis,” ujar Zenzi
dalam Konferensi Tenurial 2023 di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, Senin
(16/10/2023). 

 

Menurutnya, pada era Soeharto menjabat
ketimpangan kekuasan di Indonesia mulai dilakukan sejak 1967. Kala itu, ketentuan
pokok kehutanan mulai dikeluarkan sehingga 132 juta hektare daratan Indonesia diambil
alih oleh negara. 

 

Kemudian, ketentuan pokok pertambangan
dimunculkan yang akhirnya berdampak pada fungsi ekologis Indonesia. Praktik
pembangunan para era Soeharto kemudian disebut proyek Cendana yang tidak bisa
ditolak oleh rakyat. Sebab, aparat kepolisian dalam skala besar dikerahkan. Bagi
warga yang menentang, maka diberi stigma komunis. 

 

Hal tersebut, kata Zenzi, ditiru oleh
Jokowi pada PSN. Kasus Wadas, Rempang, hingga Seruyan disebut Zenzi sebagai
contoh pengerahan aparat kepolisian secara membabi buta. “Soal kemanusiaan
tidak lagi jadi pedoman hukum untuk menemukan kebenaran,” ucapnya. 

 

Sementara itu, Jokowi memastikan PSN belum
kelar usai dirinya lengser dari jabatan presiden pada Oktober tahun depan. 

 

“PSN yang penyelesaiannya di atas
2024 ada 42 proyek senilai Rp1.427,36 triliun. Proyek-proyeknya sudah berjalan,
tentu akan berlanjut sampai selesai,” kata Jokowi, dikutip dari akun X
miliknya, Kamis (5/10/2023).

 

Sementara itu, hingga 4 Oktober 2023, Jokowi merinci
ada 170 PSN yang sudah rampung. Proyek-proyek tersebut mencatatkan nilai
investasi sebesar Rp1.299,41 triliun. Ada juga 12 proyek Jokowi lainnya senilai
Rp23,45 triliun yang akan selesai pada 20 Oktober 2024 hingga akhir tahun
depan. (**/ofi)


Diolah dari berbagai sumber






Facebook Comments Box

Berita Terkait

Fuso Dipo Madiun Pererat Kemitraan Lewat Buka Puasa Bersama Pelanggan
Barongsai Meriahkan Imlek di Stasiun Madiun, Penumpang Mengaku Kaget dan Terhibur
Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H-4, Daop 7 Madiun Catat 19.110 Pelanggan
KAI Daop 7 Madiun Gandeng Taruna PPI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Jalur dan Prasarana
115 Kali Sosialisasi Digelar, KAI Daop 7 Madiun Klaim Tekan Risiko Kecelakaan Perlintasan
Libur Nataru, Lebih dari 280 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api di Wilayah Daop 7 Madiun 
Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:17 WIB

Dugaan Tahan Ijazah Disorot, DPRD Madiun Panggil Perusahaan 

Selasa, 28 April 2026 - 23:18 WIB

Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Hilirisasi Melon Digenjot, Pemkab Madiun Bidik Nilai Tambah dan Peluang Usaha Baru

Berita Terbaru