Pembelian Elpiji 3 Kg di Ponorogo Terbanyak se-Madiun Raya

- Editorial Team

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga sedang mengambil elpiji kemasan 3 kilogram untuk digunakan memasak di rumahnya. Foto: Neumedia.id/Nofika D.Nugroho

Seorang warga sedang mengambil elpiji kemasan 3 kilogram untuk digunakan memasak di rumahnya. Foto: Neumedia.id/Nofika D.Nugroho

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Ratusan ribu kepala keluarga (KK) di wilayah Madiun Raya membeli gas elpiji bersubsidi atau tabung kemasan tiga kilogram dengan menunjukkan KTP.

Berdasarkan data dari PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, pembelian terbanyak berlangsung terjadi di Kabupaten Ponorogo dengan jumlah 190.646 KK. Kemudian, disusul Ngawi dengan jumlah 175.428 KK.

Menempati posisi ketiga adalah Kabupaten Madiun dengan jumlah 144.236 KK. Magetan mencapai 132.708 KK, Pacitan 85.563 KK, dan Kota Madiun 42.018 KK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Per 1 Januari 2024, Beli Elpiji 3 Kilogram Wajib Terdata di Sistem Pertamina

Jumlah itu tercatat berdasarkan dengan kewajiban menunjukkan KTP sesuai dengan Keputusan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 37.K/MG.01/MEM.M/2023.

Kepala Humas Pertamina atau Section Head Communication Relation Patra Niaga Jatimbalinus Taufiq Kurniawan mengatakan, jumlah tersebut masih terus bertambah karena masih fase sosialisasi.

Pun, untuk wilayah Madiun Raya sudah mulai dilakukan sosialisasi untuk pembelian Elpiji dengan menunjukkan KTP.

‘’Sosialisasi sudah dilakukan dan harapannya saat nanti sudah benar-benar diterapkan, masyarakat sudah tidak kaget. Toh, ketentuan ini untuk menyelesaikan keresahan masyarakat soal ketepatan subsidi elpiji,” jelas Taufiq, Rabu (28/2/2024).

“Karena, sebelumnya bisa dilihat sendiri ternyata hotel, restoran, dan cafe juga ada yang pakai elpiji bersubsidi. Makanya pembelian dengan digitalisasi ini akan menaikkan kepastian ketepatan subsidi elpiji,’’ lanjutnya.

Baca Juga : Solar Bersubsidi Susah Didapat Saat Dibutuhkan Banyak Petani

Penerapan pembelian elpiji menggunakan KTP berlaku di pangakalan resmi Pertamina. Harganya pun sesuai dengan ketentuan, yakni Rp16 ribu per tabung.

‘’Ini sesuai dengan permintaan Gubernur Jawa Timur. Jika semakin banyak masyarakat yang beli elpiji di pangkalan resmi, maka otomatis mereka menikmati betul harga yang sudah subsidi ini,’’ ujarnya

Dia meminta pada masyarakat agar segera melaporkan jika ada pedagang yang menjual elpiji 3 kilogram dengan harga lebih dari Rp16.000.

‘’JIka sudah ada laporan, akan kami dalami. Sanksi bisa berupa administratif, pencabutan alokasi, hingga pemutusan hubungan usaha,’’ pungkas Taufiq. (fat/ofi)

Facebook Comments Box

Editor : Nofika D.Nugroho

Berita Terkait

Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
BRI Madiun Perkuat Transaksi Digital, Merchant Toko Bangunan Catat Omzet EDC Rp5 Miliar
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru