Dikeluhkan Orang Tua Murid, Begini Respon Akademisi Tentang Wisuda TK Hingga SMA

- Editorial Team

Sabtu, 17 Juni 2023 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ilustrasi wisuda. Foto : Baona/Pixabay.com

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID – Kalangan praktisi pendidikan ikut angkat bicara ihwal
pro-kontra pelaksanaan wisuda jenjang TK hingga SMA. Holy Icha Wahyuni, Dosen
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surabaya
menyataan bahwa prosesi wisuda lebih cocok bagi mahasiswa.

Menurut dia, pelepasan akhir
tahun bagi siswa TK hingga SMA seharusnya diarahkan pada kegiatan yang
mendukung pada penyaluran kreasi siswa.

“Seperti seni tari, membaca
puisi, menyanyi, hal-hal tersebut lebih banyak manfaatnya dalam menumbuhkan
rasa percaya anak sejak dini,” ujar Holy dikutip dari keterangan tertulisnya,
Sabtu, 17 Juni 2023.

Selain itu, pemakaian toga dalam wisuda lebih identik
sebagai bentuk kelulusan mahasiswa pada jenjang sarjana.

“Membangun
kesadaran dan harapan bahwa perjalanan pendidikan mereka masih panjang. Memacu
semangat dan daya juang anak untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan
tinggi,” Holy menjelaskan.

Ia juga menyatakan, momentum
pelepasan siswa sebaiknya dikemas lebih intim sehingga menjadi wadah komunikasi
yang lebih mendekatkan antara guru dengan orang tua/wali murid.

Sementara itu, pelaksanaan wisuda
untuk jenjang TK hingga SMA ramai dikeluhkan di dunia maya. Tradisi itu dinilai
terlalu berlebihan lantaran orang tua/wali murid harus mengeluarkan biaya
tambahan dan minim manfaat.

“Minta
tolong pak saya mewakili emak-emak yang setiap menjelang kelulusan mengelu
biaya wisuda yang mahal, tolong hapus wisuda mulai dari PAUD, SD, SMP,
SMA…Karena biaya nya terlalu berlebihan apalagi pakek acara wisuda di hotel
segala,, biarkan wisuda ada di kampus kuliah saja
,” tulis
akun instagram @ dna.re1990, Jumat, 16 Juni 2023.

Pendapat serupa diungkapkan akun
instagram @dian_ratna77. Ia menyatakan agar wisuda dihapuskan untuk jenjang TK
hingga SMA lantaran dinilai memberatkan orang tua/wali murid.

“Mas
menteri mohon di tanggapi… Hapus istilah wisuda/purna wiyata untuk anak TK, SD,
SMP, SMA…Wisuda hanya lulus kuliah aja…Please liat wacana yg berkembang dj
masyarakat mas menteri…Bnyk yg gak setuju,” tulis Dian.
(*/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota
Buah Manis Pendekatan Humanis TNI, Satu Lagi Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Selamat Jalan Sang Legenda!
Megawati Tunda Kepala Daerah PDIP Ikuti Retret, Begini Respon Budiman Sudjatmiko
Aktivis HAM Haris Azhar Kawal Gugatan Warga Ponorogo terhadap BRI
Isu Elit Partai Diduga Punya Simpanan Waria Jadi Sorotan, Muncul Inisial AW

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan, DPRD Madiun: Ketahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi Perlu Terus Dijaga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Berantas Rokok Ilegal, Petugas Gabungan Sisir Toko hingga Warung di Sirapan dan Dimong

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Raih Penghargaan atas Sinergi Optimalisasi Pajak Daerah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Golkar Siapkan Hari Wuryanto Dua Periode dan Bidik Kursi Ketua DPRD Kabupaten Madiun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Dari Penggemukan Sapi hingga Layanan Publik, BUMDes Sumber Mulya Sumberbendo jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:29 WIB

AYV Masuk Dugaan Sindikat Buzzer Hoaks, Siroojul Kahfi: Sudah Dua Tahun Bukan Karyawan Kami

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:41 WIB

76 Pelajar Pilihan Kabupaten Madiun Mulai Digembleng, 15 Hari Disiapkan untuk Kibarkan Merah Putih

Berita Terbaru