NEUMEDIA.ID, MADIUN – PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun bersama Pemkab
Jombang, Jawa Timur menutup akses jalan menuju perlintasan sebidang tidak terjadi di antara Stasiun Jombang –
Stasiun Sembung, Selasa, 1 Agustus 2023.
Langkah itu merupakan buntut dari
kecelakaan yang mengakibatkan enam korban jiwa dan dua luka berat pada Sabtu
malam, 29 Juli 2023. Insiden itu melibatkan satu mobil yang melintas di
perlintasan tanpa palang pintu dan kereta api Rapih Dhoho bernomor KA 423. Adapun
para korban merupakan sopir dan penumpang mobil.
“Penyempitan jalan yang melintasi
perlintasan di KM 83 ini untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang
kereta api,” kata Juru Bicara PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto, Rabu, 2 Agustus
2023.
Berdasarkan catatan PT KAI Daop 7
Madiun peristiwa di Jombang itu merupakan kecelakaan ke-38 di wilayahnya hingga
Juli 2023. “Rinciannya 11 kali kendaraan yang menemper KA, 13 kali orang
menemper KA, dan 14 kejadian kendaraan menabrak palang pintu,” ujar Supriyanto.
Adapun wilayah Daop Madiun mulai
dari Stasiun Walikukun, Ngawi; Stasiun Magetan; Stasiun Madiun; Stasiun
Caruban; Stasiun Nganjuk; Stasiun Kertosono; Stasiun Kediri; Stasiun Jombang;
Stasiun Blitar hingga Stasiun Rejotangan, Tulungagung.
Untuk mencegah insiden kecelakaan
kembali terjadi, Supriyanto menghimbau kepada para pengendara kendaraan melewati
perlintasan sebidang yang telah dijaga dan lebih lengkap rambu lalu lintasnya.
Namun, apabila memilih perlintasan tidak terjaga dengan alasan jarak tempuh
lebih dekat, maka perlu lebih hati-hati.
“Pastikan jalur yang akan dilalui
sudah aman, tengok kanan dan kiri, serta patuhi rambu-rambu yang ada,” kata dia.
(fek/ofi)







