Bupati Madiun Tegaskan Kampung Pesilat Jadi Pilar Budaya, Keamanan, dan Prestasi Daerah

- Editorial Team

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sarasehan Kampung Pesilat sebagai bagian dari implementasi Peraturan Bupati Madiun Nomor 48 Tahun 2025 tentang Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia.

Sarasehan Kampung Pesilat sebagai bagian dari implementasi Peraturan Bupati Madiun Nomor 48 Tahun 2025 tentang Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya menjadikan Kampung Pesilat sebagai pilar pelestarian budaya, penguatan keamanan wilayah, sekaligus lumbung prestasi olahraga. Penegasan itu disampaikan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dalam Sarasehan Kampung Pesilat sebagai bagian dari implementasi Peraturan Bupati Madiun Nomor 48 Tahun 2025 tentang Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia.

Sarasehan yang digelar Selasa malam (3/2/2026) di Gedung Kesenian dan Olahraga Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pelaksanaan regulasi tersebut hingga ke tingkat kecamatan.

“Pelestarian pencak silat memiliki dasar hukum yang jelas. Pemerintah daerah sungguh-sungguh ingin menjadikan pencak silat sebagai ikon Kabupaten Madiun,” tegas Hari Wuryanto di hadapan para pesilat dan tokoh masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sarasehan Kampung Pesilat wilayah Kecamatan Jiwan, Selasa (3/1/2026) malam.

Menurutnya, penguatan Kampung Pesilat tidak hanya berorientasi pada aspek budaya, tetapi juga berperan strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, Bupati mendorong seluruh perguruan silat untuk segera membentuk paguyuban pencak silat. Paguyuban tersebut dinilai penting sebagai wadah koordinasi antarperguruan agar pembinaan berjalan lebih efektif dan terarah.

“Kalau sudah guyub dan rukun, kepercayaan masyarakat dan aparat keamanan akan tumbuh. Dari situ, pembinaan prestasi bisa berjalan,” ujarnya.

Di sektor pendidikan, Hari Wuryanto menyebut pencak silat telah masuk dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Langkah ini dinilai strategis untuk mengenalkan pencak silat sejak dini sekaligus membentuk karakter generasi muda.

Tak hanya itu, Pemkab Madiun juga menyiapkan kebijakan pendukung berupa program Jumat Bersih yang akan disosialisasikan kepada seluruh perguruan silat. Program ini diarahkan sebagai bagian dari pendidikan karakter, khususnya disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan, dengan pelaksanaan yang fleksibel menyesuaikan jadwal latihan perguruan.

Khusus di Kecamatan Jiwan, yang saat ini memiliki empat perguruan silat—PSHT, PSHW Tunas Muda, IKSPI Kera Sakti, dan Keluarga Pesilat Ki Ageng Pandan Alas—Bupati meminta Camat segera membentuk kepengurusan Kampung Pesilat tingkat kecamatan. Langkah ini diharapkan memperkuat koordinasi dan mempercepat implementasi kebijakan.

Terkait peningkatan prestasi, khususnya perolehan medali cabang olahraga pencak silat, Hari Wuryanto menegaskan bahwa kompetisi adalah kunci utama. Namun, kompetisi hanya bisa digencarkan jika situasi benar-benar kondusif.

“Tidak ada prestasi tanpa kompetisi. Kalau kondisi sudah aman dan rukun, kejuaraan akan kita dorong lebih sering agar atlet-atlet muda benar-benar berprestasi,” pungkasnya.

Sarasehan tersebut juga dihadiri Kepala Bakesbangpol Kabupaten Madiun Hestu Wiradriawan, tokoh dan pengurus perguruan silat, tokoh agama, unsur Forkopimcam Kecamatan Jiwan, para kepala desa, serta seluruh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Jiwan. (ant/red/adv) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 
Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara
200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa
Dugaan Penyalahgunaan Beras SPHP Terungkap, BULOG Perketat Pengawasan Distribusi 
Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui
Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027
Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan
Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPRD Madiun Soroti Jalan Rusak, Dorong APBD 2027 Prioritaskan Infrastruktur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Dua Tahun Kinerja, DPRD Kota Madiun Gowes Bareng Pemkot, Perkuat Sinergi untuk Rakyat

Jumat, 25 September 2026 - 19:25 WIB

Menhaj Buka Manasik Haji Nasional di Madiun, Jemaah Diminta Mulai Latihan Jalan Kaki

Jumat, 25 September 2026 - 18:38 WIB

Menteri Irfan Yusuf Buka Expo UMKM Haji-Umrah di Madiun, 300 Pelaku Usaha Bidik Pasar Ekonomi Jemaah

Jumat, 25 September 2026 - 14:04 WIB

Empat Raperda Digodok DPRD Kota Madiun, Santunan Kematian Diusulkan Naik

Selasa, 22 September 2026 - 21:36 WIB

BTPN Syariah Buka Rekrutmen di Madiun, Perempuan Muda Bisa Ikut Seleksi Langsung

Berita Terbaru