Viral Isu Becak Listrik Prabowo Ditarik Usai Peluncuran di Kota Madiun, Begini Bantahan Nanik S. Deyang

- Editorial Team

Kamis, 1 Februari 2024 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Presiden Becak Listrik Indonesia, Nanik S. Deyang membantah isu kontroversial tentang akan kembali ditariknya Becak Listrik Prabowo Subianto usai peluncuran atau launching di Kota Madiun yang viral di media sosial.

Nanik membantah hebohnya kabar tersebut. Dia juga menepis tudingan tentang penyaluran moda transportasi listrik itu hanya sebagai ajang pamer atau show belaka.

“Ada cerita di (aplikasi sosial media) TikTok ramai, nih. Seolah becak listrik ini tidak kami berikan, hanya main-main, hanya show, hanya bohong-bohong, itu semua hoaks,” tegas Nanik S. Deyang di Madiun, Kamis (1/2/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menegaskan, calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto memiliki niat tulus membantu meringankan beban masyarakat kecil. Prabowo dan timnya berkomitmen merilis kendaraan menggunakan energi hijau sebagai wujud nyata dari niat baik tersebut.

“Becak listrik ini diberikan oleh komunitas becak listrik Prabowo ini betul-betul ada dan riil,” ungkap Nanik.

Launching Becak Listrik di lapangan Gulun, Kota Madiun yang dihadiri Nusron Wahid sekretaris TKN Prabowo-Gibran dan Presiden Becak Listrik Indonesia Nanik S.Deyang, Senin (29/1/2024).

Kontroversi muncul ketika seorang tukang becak di TikTok memberikan keterangan bahwa Becak Listrik Indonesia akan ditarik kembali.

Nanik menjelaskan bahwa tukang becak yang memberi keterangan dalam video tersebut merupakan korban. Sebab, menurutnya, ada pihak yang mengarahkan untuk memberikan keterangan tanpa menyadari bahwa ucapannya direkam dan disebarluaskan.

“Jadi, yang di TikTok itu salah. Ini bintang Tik Tok-nya ada sama saya. Ini (Katiman) disuruh orang untuk ngomong seperti itu,” jelas Nanik didampingi Katiman.

“Becak listrik itu, memang waktu launching di Lapangan Gulun, kita untuk tunjukkan dan baru kita berikan ke beberapa orang yang sudah diajari, sekitar delapan orang,” papar Nanik.

“Sudah diajari dan sudah paham menggunakan becak listrik, itu perwakilan dari 7 kabupaten,” tambahnya.

Nanik dengan jelas merinci bahwa pada tahap pertama pemberian becak listrik akan difokuskan pada warga dengan usia di atas 65 tahun.

“Dalam syaratnya, kita memprioritaskan lansia yang berusia 65 tahun ke atas terlebih dahulu. Pak Katiman, sebagai contoh, masih berusia 63 tahun, sehingga belum masuk dalam daftar kloter pertama,” ungkap Nanik.

“Nantinya, Pak Katiman akan masuk dalam daftar kloter kedua, setelah kloter pertama ini selesai dikerjakan,” tambahnya.

Nanik juga menjelaskan bahwa jika ada becak listrik yang ditarik, itu bukan berarti pembagian dibatalkan. Becak tersebut sedang dalam proses perbaikan dan persiapan administrasi agar bisa dibagikan secara serentak sesuai jadwal, yakni mulai 1 Februari 2024.

“Tidak benar jika becak listrik ditarik kembali. Yang sebenarnya, becak tersebut ditarik untuk diperbaiki dan akan diberikan kembali pada tanggal 1 Februari dengan administrasi yang lengkap, sehingga ketika digunakan di jalan, tidak akan ada masalah apa pun,” tegas Naniek.

Diberitakan sebelumnya, ratusan tukang becak dari Karesidenan Madiun, Tulungagung, dan Blitar secara resmi menyatakan dukungan mereka kepada pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Deklarasi dukungan ini berlangsung saat launching atau peluncuran becak listrik di Lapangan Gulun, Kota Madiun, pada Senin (29/1/2024).

Acara ini turut dihadiri oleh sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Nusron Wahid dan Presiden Becak Listrik Indonesia, Naniek S. Deyang. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Purnomo Hadi Resmi Nahkodai PKB Madiun, Muhtarom Serah Terimakan Aset
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Menilik Peluang Sejumlah Nama Kandidat Ketua DPRD Magetan dari PKB

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:26 WIB

BULOG Madiun Libatkan Pemda dan Media Uji Kualitas Beras, Pastikan CBP Layak Dikonsumsi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:55 WIB

Bahana Bersahaja di Dempelan, Bupati Madiun Luncurkan Mobil Rontgen Keliling, Target TBC Tuntas 2028

Senin, 20 Juli 2026 - 06:19 WIB

Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Hari Wuryanto: Bangga Bola Buatan Kabupaten Madiun Dipakai di Laga Pamungkas 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:02 WIB

Kado Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, 55 Desa Terima Mobil Siaga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:25 WIB

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, DPRD Gelar Rapat Paripurna dan Perkuat Sinergi Pembangunan

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:21 WIB

Bersholawat Bersama Gus Iqdam, Pemkab Madiun Teguhkan Semangat “Bersahaja” dan Dongkrak Ekonomi Lewat Sepasma

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:04 WIB

DPRD Kota Madiun Soroti SiLPA Rp154,8 Miliar hingga Opini WDP

Berita Terbaru