Ternyata, Ini Alasan Wali Murid Percayakan Pendidikan Anaknya di SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun 

- Editorial Team

Minggu, 14 Juli 2024 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Taruna Angkasa Madiun, Jawa Timur, menerima 260 Taruna/i baru pada tahun pelajaran 2024/2025. Prosesi serah terima Taruna/i baru angkatan VII/58 digelar di Graha Dewanto, Lanud Iswahjudi, pada Minggu (14/7/2024).

Ada sejumlah alasan mengapa para wali murid dari berbagai penjuru tanah air mempercayakan pendidikan anaknya kepada sekolah ini. Salah satunya diungkapkan oleh Dedi Nawan Mardias Krisna–orang tua Bayu Mardias Krisna, Taruna baru asal Nganjuk.

Menurut pengakuan Dedi, rekam jejak kedisiplinan, kemandirian, dan kelulusan yang dimiliki SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun, menjadi alasan kuat bagi dirinya mempercayakan pendidikan anaknya di sekolah bonafit itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun memiliki rekam jejak kedisiplinan, kemandirian dan kelulusan yang baik. Jadi kita selaku wali murid percaya dengan lulusan dari sekolah ini,” ungkap Dedi, ditemui usai acara serah terima Taruna/i baru di Gedung Graha Dewanto, Lanud Iswahjudi, Minggu (14/7/2024).

Dedi merasa bersyukur putranya bisa diterima di salah satu sekolah favorit di Jawa Timur. Dedi percaya putranya bakal mendapat Pendidikan yang baik di sekolah yang terletak di jalan Ring Road Barat Kota Madiun.

Pun, dia dan keluarga juga sudah siap untuk tidak bertemu ataupun kontak dengan putranya selama tiga bulan pertama masuk sekolah karena harus menjalani masa basic.

“Yang pertama terimakasih anak kami telah masuk. Basic 3 bulan merupakan bagian dari proses jadi ya kita ikuti, ini menjadi bagian kemandirian dari anak kami, walaupun mungkin di dalam hati kecil kita ada ketidakrelaan tapi proses ini harus dilalui sehingga ke depan anak kami bisa lebih mandiri, dan dalam tiga bulan terbentuk kedisiplinan dan karakternya, Insya Allah kita yakin dengan prosesnya,” ungkap Dedi.

Sementara, Bayu Mardias Krisna merasa senang bisa diterima di sekolah yang didambakan selama ini. Bayu mengaku keinginannya masuk ke SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun merupakan keinginan pribadinya, dan didukung oleh orangtuanya.

“Sangat senang sekali bisa diterima di SMA impian, ini adalah satu tujuan saya untuk meneruskan ke jenjang lebih tinggi masuk kedinasan,” ujarnya.

Sementara itu, Maspia, salah satu wali murid yang berasal dari Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengatakan, memilih SMAN 3 Taruna Angkasa lantaran pilihan dari putrinya sendiri.

Maspia, salah satu orang tua Taruni SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun asal Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Maspia mengaku putri kesayangannya sudah mendaftarkan diri ke sejumlah sekolah taruna, sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan ke SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun, Jawa Timur.

“Anak saya sendiri yang pilih sekolah ini (SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun.red). Awalnya anak saya memilih beberapa sekolah taruna, tapi jatuh pilihan ke SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun,” ungkap Maspia.

Sama seperti Dedi, wali murid asal Nganjuk, Maspia juga mengaku siap untuk berpisah sementara dengan putri kesayangannya selama tiga bulan masa basic pembentukan karakter anak didik. “Siap tidak siap harus siap demi cita-cita anak. Anak saya cita-cita masuk ke Akpol,” ujar Maspia. (ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tak Pernah Dapat Sosialisasi Hingga Keluhkan Rumah Retak, Warga Tutup Akses Proyek Pabrik Sepatu di Madiun
Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap
Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 
Golkar Bidik Tambahan Kursi DPRD Madiun, Mulai Sasar Gen Z dan Milenial 
Jelang Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 31 Ribu Ton Pupuk Subsidi untuk Madiun Raya
Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:30 WIB

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 

Senin, 2 November 2026 - 10:48 WIB

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terbaru