Setelah Kerokan, Pria Ini Meninggal di Kamar Sebuah Warung Kopi

- Editorial Team

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kematian. Foto : hellosehat

Ilustrasi kematian. Foto : hellosehat

MAGETAN, NEUMEDIA.ID – Kematian Paimun setelah kerokan sempat menggegerkan warga Desa Ronowijayan, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Rabu (28/2/2023) malam.

Pria berusia 49 tahun itu mengembuskan nafas terakhir di kamar sebuah warung kopi di Jalan Raya Jiwan – Barat, Desa Ronowijayan. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas kesehatan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Yang melakukan pemeriksaan pada bagian luar tubuh Paimun adalah petugas medis dari Puskesmas Ngunjung,” kata Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo saat dikonfirmasi, Kamis (29/2/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Polres Magetan Tangani Dugaan Persetubuhan Anak

Sementara itu, Misriani pemilik warung merasa kebingungan saat Paimun diketahui sudah tidak bernyawa di dalam kamar tempat usahanya. Apalagi, saksi sempat mengeroki atas permintaan korban karena merasakan nyeri pada bagian dadanya.

Setelah dikerok, korban meminta jamu masuk angin dan segelas air hangat. Ia kemudian tertidur di dalam kamar warung.

Sekitar pukul 20.15 WIB, Misriani mengantarkan susu jahe ke kamar. Namun, korban sudah tidak bisa dibangunkan.

Baca Juga : Talud Lahan Pertanian Longsor Timpa Motor di Magetan

Misriani kemudian menghubungi anak korban dan Puskesmas Ngujung. Petugas Puskesmas yang datang ke lokasi kejadian menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia.

Dalam kejadian ini, pihak keluarga korban legawa. Meninggalnya Paimun diyakini sebagai musibah, maka tidak menghendaki otopsi. Menurut pihak keluarga, korban memiliki riwayat sakit asam lambung. (fat/ofi)

Facebook Comments Box

Editor : Nofika D. Nugroho

Berita Terkait

Gempa Pacitan, 11 Kereta Api di Daop 7 Madiun Sempat Dihentikan Operasi
Longsor Galian Tanah di Magetan Tewaskan Pekerja, Polisi Lakukan Olah TKP
Pohon Tumbang Lumpuhkan Jalur Sarangan–Cemorosewu, Polisi, BPBD, dan Warga Bergerak Cepat Buka Akses
Pasca OTT KPK, Wali Kota Madiun Maidi Diperiksa Sembilan Jam di Polres Madiun
Wali Kota Madiun Maidi Terjaring OTT KPK 
Ini Daftar Delapan Sepeda Motor yang Terperosok ke Telaga Sarangan 
8 Sepeda Motor Wisatawan Terperosok ke Telaga Sarangan Akibat Jalan Longsor
115 Kali Sosialisasi Digelar, KAI Daop 7 Madiun Klaim Tekan Risiko Kecelakaan Perlintasan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:36 WIB

Bupati Madiun Tegaskan Kampung Pesilat Jadi Pilar Budaya, Keamanan, dan Prestasi Daerah

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:34 WIB

Hadiri Wayangan HUT ke-53 PDI Perjuangan, Ini Pesan Bupati Madiun Untuk Masyarakat 

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:52 WIB

Dua Raperda Non-APBD Disahkan, DPRD–Bupati Madiun Perkuat Modal dan Payung Hukum BPR

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:33 WIB

Bupati Madiun Resmikan Jembatan Klumutan, Lancarkan Akses Jalan Masyarakat dan Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:00 WIB

Open Turnamen Lomba Drumband Bupati Cup 2026 di Madiun Diikuti Ratusan Pelajar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:45 WIB

Bentuk Siswa Cerdas dan Berakhlak, SDN Bangunsari 01 Dolopo Andalkan Program SETER CERI

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:04 WIB

Satlantas Polres Madiun Dorong Percepatan Perbaikan Ruas Jalan Surabaya-Madiun

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:02 WIB

Bahana Bersahaja 2026 Perdana Digelar di Desa Karangrejo, Pertanian hingga UMKM Jadi Fokus Pengembangan

Berita Terbaru