Polres Magetan Tangani Dugaan Persetubuhan Anak

- Editorial Team

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi korban pencabulan. Foto: Ist

Ilustrasi korban pencabulan. Foto: Ist

MAGETAN, NEUMEDIA.ID – Kasus dugaan persetubuhan antaranak menambah daftar perkara di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Magetan, Jawa Timur. Kali ini, menimpa anak perempuan yang masih duduk di bangku SD.

Pelakunya masih berumur 17 tahun dan tercatat sebagai siswa salah satu sekolah di Magetan. Kedua anak di bawah umur ini diketahui menjalin hubungan asmara. Namun, kisah percintaan mereka kebablasan hingga dugaan persetubuhan terjadi.

Tidak hanya sekali, perbuatan yang sebenarnya terlarang bagi anak – anak itu terjadi hingga 10 kali sejak 5 Mei 2023. Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo mengatakan bahwa persetubuhan itu terbongkar saat warga memergoki anak berbeda jenis kelamin itu berada di dalam kamar, rumah korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Polisi Magetan Tangani Kasus Pencabulan Dengan Korban Remaja Putri

Setelah ditelisik, rupanya perbuatan tidak senonoh itu bermula dari rasa cemburu pelaku. Sebab, korban yang merupakan pacaranya diketahui menjalin asmara dengan anak laki-laki lain.

Pelaku berang dan memaksa korban melakukan persetubuhan. Perbuatan itu dinilai sebagai bukti ketulusan cinta mereka. Hubungan badan layaknya pasangan suami-istri itu berulang. Puncaknya, pada Minggu (25/2/2024), ulah mereka terhenti.

‘’Warga curiga dengan pelaku yang sering datang ke rumah korban pada malam hari. Akhirnya, pada 25 Februari 2024, warga pun menggerebek pelaku dan membawanya ke pihak kepolisian,’’ ujar Kuncahyo, Rabu (28/02/2024).

Kasus itu akhirnya ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Magetan. Ibu korban, yakni DA, meminta pelaku diproses hukum karena korban mengalami trauma.

Baca Juga : Polda Metro Jaya Naikkan Status Kasus Pencabulan Anak AG

Kuncahyo mengatakan dalam menangani perkara ini pihak kepolisian telah mengamankan pelaku. Tidak ketinggalan, barang bukti berupa sepeda motor milik pelaku juga disita. Kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut.

“Yang jelas kasus ini masih dalam proses penyidikan. Bila terbukti bersalah pelaku terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun,” pungkasnya. (fat/ofi)

Facebook Comments Box

Editor : Nofika D.Nugroho

Berita Terkait

Tak Pernah Dapat Sosialisasi Hingga Keluhkan Rumah Retak, Warga Tutup Akses Proyek Pabrik Sepatu di Madiun
Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap
Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 
Golkar Bidik Tambahan Kursi DPRD Madiun, Mulai Sasar Gen Z dan Milenial 
Jelang Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 31 Ribu Ton Pupuk Subsidi untuk Madiun Raya
Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka
Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:30 WIB

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 

Senin, 2 November 2026 - 10:48 WIB

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terbaru