PT INKA Berangkatkan 192 Peserta Mudik Gratis ke Banyuwangi

- Editorial Team

Jumat, 28 Maret 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta mudik gratis yang diselenggarakan oleh PT INKA hendak memasuki Kereta Wijayakusuma dari Stasiun Madiun dengan tujuan akhir Ketapang, Banyuwangi, Kamis malam, 27 Maret 2025. Foto: Ofi/neumedia

Para peserta mudik gratis yang diselenggarakan oleh PT INKA hendak memasuki Kereta Wijayakusuma dari Stasiun Madiun dengan tujuan akhir Ketapang, Banyuwangi, Kamis malam, 27 Maret 2025. Foto: Ofi/neumedia

MADIUN. NEUMEDIA.ID – Sejumlah orang yang seluruhnya mengenakan kaus oblong berwarna putih bergegas menghampiri Kereta Wijayakusuma.

Kereta rute Cilacap-Ketapang Banyuwangi itu baru saja berhenti di Stasiun Madiun sekitar pukul 20.50 WIB, Kamis, 27 Maret 2025.

Setelah di dalam kereta, mereka mencari tempat duduk sesuai dengan nomor pada tiketnya. Pencarian itu berlangsung di tiga kereta atau gerbong yang disediakan bagi peserta mudik gratis oleh PT Industri Kereta Api atau INKA (Persero).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak berselang lama, kereta api jarak jauh kelas eksekutif dan ekonomi premium itu kembali melaju ke tujuan akhir, yakni, Ketapang, Banyuwangi.

“Untuk program mudik gratis yang diselenggarakan oleh PT INKA, kami menyediakan tiga kereta,” ujar Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia atai KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul, usai pemberangkatan peserta mudik gratis tersebut.

“Tidak ada perlakuan khusus bagi peserta mudik gratis, tetap sama dengan penumpang umumnya,“ lanjutnya.

Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Manajemen Risiko PT INKA Andy Budiman mengatakan bahwa program mudik gratis itu diikuti oleh 192 peserta.

Menurutnya, program itu merupakan kebijakan dari Menteri BUMN Erick Thohir untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan para pemudik untuk mengakses perjalanan menuju kampung halaman.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PT INKA untuk senantiasa mengimplementasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, yang salah satunya fokus kepada kesejahteraan masyarakat sesuai arahan Menteri BUMN Bapak Erick Thohir,” terang Andy.

 

 

 

*Cerita Pencarian tiket mudik gratis*

Richi Ibrahim, salah seorang peserta program mudik gratis PT INKA menyatakan bahwa untuk mendapatkan fasilitas itu ada sejumlah tahapan yang dilalui. Hal ini seperti pendaftaran secara daring dengan mengirimkan foto KTP dan mengisi formulir di Google Forms.

“Saya tahu dari postingan di Instagram, kemudian mendaftar. Sekitar H-10 Lebaran dinyatakan lolos mengikuti mudik gratis ini,“ ujar pemuda itu saat di Stasiun Madiun.

Richi yang saat itu berada di Jakarta akhirnya mengambil kesempatan mudik gratis. Ia berangkat dari Jakarta ke Madiun pada Selasa, 25 Maret 2025. Sebelum berangkat mudik gratis, ia sempat menginap di rumah temannya di wilayah Kabupaten Magetan.

“Sebenarnya, saya ikut program ini bukan untuk mudik, tapi mau (mendaki) di Gunung Ijen (di perbatasan Banyuwangi-Bondowoso). Saya khawatir kalau mudik gratis tidak diambil, nanti ke depannya di-black list,“ ungkapnya sembari menyatakan rencana mendaki ke Gunung Ijen diputuskan setelah dinyatakan lolos sebagai peserta mudik gratis PT INKA.

Berbeda dengan Anas Dwi Nugroho, untuk mudik ke Banyuwangi, ia tetap harus membayar tiket Kereta Api Wijayakusuma dengan biaya sendiri. Sebab, ia tidak lolos menjadi peserta mudik gratis yang diselenggarakan PT INKA.

Meski demikian, karyawan PT INKA Multi Solusi (IMS), anak perusahaan PT INKA ini tetap menumpang kereta yang sama dengan para penumpang mudik gratis. (ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru