KPU Kota Madiun Gelar FGD, Evaluasi Pelaksanaan Pemilihan Serentak 2024 

- Editorial Team

Senin, 24 Februari 2025 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evaluasi pemilihan serentak 2024, KPU Kota Madiun gelar Forum Group Discussion (FGD)

Evaluasi pemilihan serentak 2024, KPU Kota Madiun gelar Forum Group Discussion (FGD)

KOTA MADIUN, NEUMEDIA.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun laporan evaluasi Pemilihan 2024, yang mencakup pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Acara ini berlangsung di Ballroom Bima Aston Madiun, Senin (24/2/2025).

FGD ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Komisioner KPU Kota Madiun, Komisioner Bawaslu Kota Madiun, perwakilan partai politik, organisasi masyarakat, lembaga pemantau pemilu, serta media yang meliput Pemilihan Serentak 2024.

Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari, menjelaskan bahwa forum ini menjadi wadah untuk mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Evaluasi ini tidak hanya menyoroti kekurangan, tetapi juga merumuskan solusi dan penyempurnaan sistem pemilihan ke depan,” ujar Pita.

Ia menambahkan bahwa hasil diskusi ini akan dijadikan laporan evaluasi yang disampaikan secara berjenjang kepada KPU RI melalui KPU Provinsi Jawa Timur. Selain itu, berbagai masukan dari FGD ini akan menjadi dasar dalam merancang strategi dan kebijakan untuk pemilihan berikutnya.

“Kami menyadari bahwa pelaksanaan Pilkada 2024 cukup kompleks karena dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Ada banyak aspek yang perlu kita benahi bersama agar penyelenggaraan pemilu semakin berkualitas di masa depan,” jelasnya.

Meski demikian, Pita mengungkapkan bahwa secara umum Pilkada di Kota Madiun berlangsung dengan aman, tanpa adanya gugatan atau sengketa pemilihan.

Dengan adanya evaluasi ini, KPU Kota Madiun berharap dapat terus meningkatkan profesionalisme dan transparansi dalam penyelenggaraan pemilu, sehingga dapat menciptakan proses demokrasi yang lebih baik dan terpercaya. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru