Jatim Paling Banyak Berangkatkan Pekerja Migran Indonesia, Mayoritas Asal Ponorogo

- Editorial Team

Senin, 22 Januari 2024 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia. Foto: disnaker.asahankab.go.id

Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia. Foto: disnaker.asahankab.go.id

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Jawa Timur tercatat sebagai daerah paling banyak memberangkatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke mancanegara.

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) provinsi tersebut mencatat sebanyak 34.764 orang yang mengadu nasib ke luar negeri. Jumlah itu terhitung sejak 1 Januari – 31 Desember 2023.

“Provinsi Jawa timur kembali menduduki peringkat pertama dengan angka penempatan Pekerja Migran Indonesia tertinggi di tahun 2023,” tulis akun instagram bp3mi.jatim yang dikutip Neumedia.id, Senin (22/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PMI asal Jawa Timur mayoritas berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 21.324 orang. Sedangkan siasanya atau 13.438 berjenis kelamin laki-laki.

Adapun daerah penyumbang terbanyak adalah Ponorogo. Kemudian, disusul Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kabupaten Malang, Banyuwangi, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Kediri.

Untuk negara yang paling banyak dituju para PMI adalah Hong Kong. Selanjutnya, Taiwan, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Korea Selatan, dan Papua Nugini.

Skema penempatannya meliputi Private to Private (P to P) sebanyak 32.457 orang. Kemudian, skema mandiri ada 2.008 dan perpanjangan perjanjian kerja (PK) sebanyak 297 orang.

“BP3MI Jawa Timur akan terus menjaga komitmen dan meningkatkan performa dalam memberikan pelayanan terbaik dalam hal penempatan, pelindungan dan penyebarluasan informasi peluang kerja ke luar negeri kepada seluruh Pekerja Migran Indonesia,” tulis akun instagram tersebut. (*/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru