Bawaslu Dalami Dugaan Ketidaknetralan Seorang Pejabat Pemkot Madiun Dalam Pemilu

- Editorial Team

Jumat, 1 Maret 2024 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Madiun Novery Wahyu Hidayat. Foto: Bormanto/Neumedia.id

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Madiun Novery Wahyu Hidayat. Foto: Bormanto/Neumedia.id

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun, Jawa Timur terus memproses dugaan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam Pemilu 2024 yang menyeret seorang pejabat Kota Madiun berinisial AEP. Pendalaman dan pengkajian materi terus berlangsung.

“Tetap kami proses sesuai mekanisme yang ada dan sesuai kewenangan Bawaslu. Saat ini, masih tahap penelusuran,” kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Madiun Novery Wahyu Hidayat, Kamis (29/2/2024).

Baca Juga : Saksi PAN Walk Out dari Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Pemilu Tingkat Kota Madiun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika nantinya syarat formil maupun materiil dari dugaan pelanggaran ini terpenuhi, maka pihak Bawaslu akan memanggil AEP. Tujuannya, untuk melakukan klarifikasi atau meminta keterangan seputar tuduhan ketidaknetralannya sebagai abdi negara dalam pemilu.

“Kalau syarat terpenuhi langkah selanjutnya kita bersurat atau mengundang kepada yang bersangkutan untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Dugaan pelanggaran netralitas ASN oleh AEP ini bermula dari unggahan di status aplikasi WhatsApp pribadinya pada Selasa (20/2/2024) malam. Dalam unggahan itu, AEP membagikan gambar pasangan capres-cawapres nomor urut 02.

Baca Juga : Rapat Pleno KPU Diwarnai Aksi Walk Out Saksi PAN, Begini Tanggapan Bawaslu Kota Madiun

Unggahan tersebut juga disertai dengan caption “rakyat telah memilih” dengan emoji api, tangan mengepal dan bendera merah putih.

Namun, hingga berita ini disiarkan AEP yang merupakan pejabat di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun (DKPP) itu belum bersedia memberikan keterangan. Saat dihubungi via telepon maupun pesan WhatsApp, AEP juga tidak merespon. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Editor : Nofika D.Nugroho

Berita Terkait

Gempa Pacitan, 11 Kereta Api di Daop 7 Madiun Sempat Dihentikan Operasi
Longsor Galian Tanah di Magetan Tewaskan Pekerja, Polisi Lakukan Olah TKP
Pohon Tumbang Lumpuhkan Jalur Sarangan–Cemorosewu, Polisi, BPBD, dan Warga Bergerak Cepat Buka Akses
Pasca OTT KPK, Wali Kota Madiun Maidi Diperiksa Sembilan Jam di Polres Madiun
Wali Kota Madiun Maidi Terjaring OTT KPK 
Ini Daftar Delapan Sepeda Motor yang Terperosok ke Telaga Sarangan 
8 Sepeda Motor Wisatawan Terperosok ke Telaga Sarangan Akibat Jalan Longsor
115 Kali Sosialisasi Digelar, KAI Daop 7 Madiun Klaim Tekan Risiko Kecelakaan Perlintasan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:24 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Dukung Penguatan Peran PPL untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Daerah

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:36 WIB

Bupati Madiun Tegaskan Kampung Pesilat Jadi Pilar Budaya, Keamanan, dan Prestasi Daerah

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:34 WIB

Hadiri Wayangan HUT ke-53 PDI Perjuangan, Ini Pesan Bupati Madiun Untuk Masyarakat 

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:27 WIB

Bupati Magetan Lantik 185 Pejabat Eselon III dan IV, Tekankan Etika dan Inovasi

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:10 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Terima Audiensi PMII Komisariat UNIPMA

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:33 WIB

Bupati Madiun Resmikan Jembatan Klumutan, Lancarkan Akses Jalan Masyarakat dan Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:00 WIB

Open Turnamen Lomba Drumband Bupati Cup 2026 di Madiun Diikuti Ratusan Pelajar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:45 WIB

Bentuk Siswa Cerdas dan Berakhlak, SDN Bangunsari 01 Dolopo Andalkan Program SETER CERI

Berita Terbaru