Polres Madiun Kota Ringkus Dukun Cabul, Ungkap 24 Kasus dalam Operasi Pekat Semeru 2025

- Editorial Team

Selasa, 11 Maret 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Polres Madiun Kota meringkus seorang pria yang diduga sebagai dukun cabul. Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti melakukan tindak asusila terhadap korban.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Supriyono, dalam konferensi pers di Mapolres Madiun Kota pada Selasa (11/3/2025) mengungkapkan bahwa modus tersangka adalah berkenalan dengan korban melalui media sosial dan mengaku sebagai dukun.

Dengan bujuk rayu, tersangka berhasil memperdaya korban hingga melakukan pencabulan. Terungkap pula bahwa korban dan pelaku sebenarnya sudah saling mengenal karena tempat kerja mereka berseberangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain kasus tersebut, dalam sepekan pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) Semeru 2025 yang berlangsung sejak 26 Februari hingga 9 Maret, Polres Madiun Kota berhasil mengungkap 24 kasus kejahatan. Rinciannya, terdapat 4 kasus perjudian, 13 kasus peredaran minuman keras (miras), 4 kasus narkoba, dan 2 kasus prostitusi.

“Dalam operasi ini, kami menetapkan 28 orang sebagai tersangka dari berbagai kasus yang diungkap,” ujar AKBP Agus Supriyono.

Barang bukti yang berhasil disita antara lain 750 liter miras, 11,22 gram sabu, serta 24 ribu butir obat keras dan berbahaya (okerbaya) jenis pil dobel L.

Kapolres menambahkan bahwa dalam kasus narkotika, sistem transaksi yang digunakan adalah jual putus, di mana antara kurir dan bandar tidak saling mengenal. Mereka melakukan transaksi dengan sistem ranjau untuk menghindari deteksi petugas.

Operasi Pekat Semeru 2025 sendiri menargetkan berbagai bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat, seperti premanisme, pornografi, prostitusi, peredaran miras, bahan peledak, perjudian, serta kejahatan jalanan lainnya.

“Dengan operasi ini, kami berharap dapat menekan angka kejahatan dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat Madiun,” pungkas AKBP Agus Supriyono. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG
Truk Boks Hantam Bus Mogok di Madiun, Sopir Truk Tewas, Bus Terdorong Tabrak Rumah
Ngeri, Ular Cincin Emas Muncul di Bawah Kursi KA Kertanegara 
Perjalanan Lebih Lancar, Pemudik Apresiasi Rekayasa Lalu Lintas Satlantas Polres Madiun 
Fuso Dipo Madiun Pererat Kemitraan Lewat Buka Puasa Bersama Pelanggan
Belasan Pelaku Balap Liar di Pilangkenceng Dipanggil Bersama Orang Tua dan Diberi Pembinaan 
MBG di SDN Kota Madiun Ini Dipertanyakan, Anggaran Rp10 Ribu per Porsi Dinilai Tak Sejalan dengan Menu
Insiden Maut di Rel Ganda Bancong, Daop 7 Klaim Tak Ada Kelalaian KAI dan Petugas Perlintasan dari Dishub Madiun

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Hilirisasi Melon Digenjot, Pemkab Madiun Bidik Nilai Tambah dan Peluang Usaha Baru

Selasa, 21 April 2026 - 10:37 WIB

Peringatan Hari Kartini, Bupati Madiun Dorong Perempuan Ambil Peran Strategis

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Perumdam dan BPR Sama-Sama Moncer, Pemkab Madiun Borong Enam Penghargaan di Top BUMD Awards 2026

Rabu, 15 April 2026 - 12:38 WIB

Bahana Bersahaja di Bancong, Pemkab Madiun Lakukan Perbaikan Infrastruktur, Rehab RTLH dan Hadirkan Layanan Terpadu 

Berita Terbaru