Lonjakan Penumpang di Libur Maulid Nabi, KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Jangan Datang Mepet ke Stasiun

- Editorial Team

Jumat, 5 September 2025 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Arus penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melonjak tajam pada libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 2025. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun memperkirakan puncak arus mudik terjadi Jumat (5/9/2025), sementara arus balik diprediksi memuncak Minggu (7/9/2025).

Data KAI mencatat, Kamis (4/9) sebanyak 7.962 penumpang berangkat dari stasiun di wilayah Daop 7, dengan 8.813 penumpang tiba. Sedangkan pada Jumat (5/9), hingga siang hari tercatat 5.111 penumpang berangkat dan 5.507 penumpang turun. Angka tersebut diperkirakan terus bertambah hingga keberangkatan kereta terakhir malam nanti.

“Selama libur panjang, kami menyiapkan optimalisasi layanan di stasiun, mulai dari ruang tunggu, loket, hingga fasilitas kebersihan, agar perjalanan pelanggan tetap nyaman,” jelas Rokhmad Makin Zainul, Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Jumat (5/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, KAI menekankan pesan penting bagi penumpang: jangan nekat berangkat mepet ke stasiun. “Padatnya arus lalu lintas akhir pekan berpotensi membuat penumpang tertinggal kereta. Karena itu kami mengimbau pelanggan mengatur waktu perjalanan dengan baik,” tegas Zainul.

Selain itu, KAI juga mengingatkan agar penumpang selalu mengutamakan keselamatan, mulai dari menyiapkan tiket dan identitas sejak awal, menaati aturan di stasiun dan kereta, hingga menjaga barang bawaan. Penumpang juga diminta berhati-hati saat naik dan turun serta mengikuti arahan petugas.

“Kami berkomitmen penuh menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan. Dengan kerja sama semua pihak, arus libur panjang ini bisa berjalan lancar,” pungkas Zainul. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tak Pernah Dapat Sosialisasi Hingga Keluhkan Rumah Retak, Warga Tutup Akses Proyek Pabrik Sepatu di Madiun
Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap
Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 
Golkar Bidik Tambahan Kursi DPRD Madiun, Mulai Sasar Gen Z dan Milenial 
Jelang Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 31 Ribu Ton Pupuk Subsidi untuk Madiun Raya
Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:30 WIB

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 

Senin, 2 November 2026 - 10:48 WIB

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terbaru