Polisi Amankan 414 Tersangka TPPO, Migrant Watch : Buah Praktik Maladministrasi

- Editorial Team

Senin, 19 Juni 2023 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Grafik kritikan dari Migrant Watch atas penangkapan 414 tersangka TPPO
oleh Satgas TPPO Polri. Foto : Pedeoproject.com

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID, JAKARTA  – Direktur
Eksekutif Migrant Watch Aznil Tan mengkritik pengungkapan kasus dugaan Tindak
Pidana Perdagangan Orang (TPPO) oleh Polri pada 5 hingga 15 Juni lalu. Menurut
dia, tidak keseluruhan hasil ungkap kasus itu termasuk TPPO.

“(Ada yang) merupakan buah dari praktik
maladministrasi. Mereka (pekerja migran Indonesia/PMI) bukan bagian dari
kejahatan TPPO,” ujar dia dikutip dari Pedeoproject.com,
Senin, 19 Juni 2023.

Menurut Aznil,  praktik maladministrasi atau unprocedural dialami oleh para pekerja migran
yang berangkat secara ilegal. Mereka merupakan korban dari sistem penempatan
kerja yang buruk. Adapun negara tujuannya seperti Malaysia, Taiwan, Hong Kong,
dan Timur Tengah.


Sedangkan TPPO merupakan bentuk
kejahatan kemanusiaan. Ini termasuk dalam kejahatan transnasional dan
terorganisasi, serta mengancam kehidupan sosial, politik, ekonomi, keamanan dan
perdamaian dunia.

Para PMI yang menjadi korban perbudakan modern ini biasanya
dipekerjakan dalam lingkungan yang melanggar hukum. Salah satunya membantu
berlangsungnya judi online dengan
iming-iming gaji tinggi.

Dengan kondisi seperti itu, Aznil mendesak Satgas TPPO Polri
memfokuskan diri untuk mengungkap kejahatan TPPO judi online di Myanmar, Kamboja, Laos, dan Filipina.

Apalagi, menurut dia, hasil ungkap Satgas TPPO yang telah
menetapkan 414 beberapa hari lalu hanya sekadar menangkap pelaku penempatan PMI
unprocedural.

“Sedangkan pengungkapan TPPO judi online belum menunjukkan perkembangan yang signifikan,” kata Aznil.
(*/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PBJ Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Potensi Temuan Audit hingga Pidana Mengemuka
Jelang Operasi Ketupat, Satlantas Polres Madiun Gelar RAM Check di Terminal Bus Caruban
Bobol Toko Emas Rp1 Miliar, Komplotan Spesialis Lintas Kota Diringkus Kurang dari 24 Jam
Bobol Toko, Komplotan Pencuri Beraksi di Madiun dan Magetan, Empat Pelaku Diamankan, Satu DPO 
Motor Raib di Penitipan, Pelaku Ternyata Remaja 15 Tahun
Pesta Tahun Baru Berujung Maut di Kota Madiun, Pemuda 19 Tahun Tewas Diduga Ditusuk Rekannya
Kenalan Via Medsos, Diajak Menginap di Hotel, Motor dan HP Raib Saat Tidur
Berawal dari Aduan “Lapor Pak Purbaya”, Bea Cukai Madiun Kembali Bongkar Kasus Rokok Ilegal Bernilai Puluhan Juta 

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:39 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Gelar Paripurna, Agenda Penyampaian Nota Bupati atas LKPJ TA 2025

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:52 WIB

Belasan Pelaku Balap Liar di Pilangkenceng Dipanggil Bersama Orang Tua dan Diberi Pembinaan 

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:34 WIB

Dua Raperda Disahkan, DPRD–Bupati Madiun Siapkan Iklim Investasi dan Perkuat Perlindungan Pasar Rakyat

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:08 WIB

PBJ Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Potensi Temuan Audit hingga Pidana Mengemuka

Senin, 23 Februari 2026 - 21:20 WIB

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Bagi Takjil dan Edukasi Tertib Lalu Lintas di Simpang Jogobayan

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:39 WIB

Refleksi Setahun Kepemimpinan, Bupati–Wabup Madiun Pilih Sahur Sederhana untuk Tegaskan Arah Pembangunan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:47 WIB

2.700 Guru dan Kepala SD di Madiun Digembleng Bimtek, Kampung Pesilat Indonesia Jadi Kokurikuler Wajib 

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:37 WIB

Insiden Maut di Rel Ganda Bancong, Daop 7 Klaim Tak Ada Kelalaian KAI dan Petugas Perlintasan dari Dishub Madiun

Berita Terbaru