Bupati Hari Wuryanto Raih Penghargaan Bergengsi, Kabupaten Madiun Ditegaskan Jadi Role Model Perhutanan Sosial Jawa Timur

- Editorial Team

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Kabupaten Madiun semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah terdepan dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat di Jawa Timur. Tidak hanya dipercaya menjadi tuan rumah Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026, Bupati Madiun Hari Wuryanto juga menerima penghargaan bergengsi sebagai Kepala Daerah Terbaik dalam Pendampingan Perhutanan Sosial pada pembukaan jambore yang berlangsung di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Sabtu (13/6/2026).

Penghargaan yang diserahkan langsung dalam agenda yang dibuka Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tersebut menjadi pengakuan atas komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mengawal percepatan pengelolaan perhutanan sosial yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Di hadapan ribuan peserta jambore dari berbagai daerah di Jawa Timur, nama Kabupaten Madiun mendapat sorotan khusus. Daerah yang dikenal memiliki kawasan hutan cukup luas itu dinilai berhasil membangun sinergi antara pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat desa hutan, serta pengembangan ekonomi berbasis sumber daya alam secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Hari Wuryanto menegaskan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen yang selama ini terlibat dalam pengembangan perhutanan sosial.

“Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi milik seluruh masyarakat, khususnya kelompok tani hutan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengelolanya secara produktif,” ujar Hariwur, sapaan akrab Bupati Madiun.

Menurut Hariwur, perhutanan sosial telah menjadi instrumen strategis untuk menghadirkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Karena itu, Pemkab Madiun terus memperkuat kapasitas kelompok tani hutan, mendorong pengembangan usaha produktif, hingga membuka akses pasar bagi berbagai produk hasil hutan dan agroforestri.

Momentum Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 juga menjadi panggung bagi Kabupaten Madiun untuk menunjukkan berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat. Ribuan peserta yang hadir tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan edukatif, tetapi juga menyaksikan langsung potensi dan keberhasilan program perhutanan sosial yang berkembang di Kabupaten Madiun.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang berhasil mengembangkan perhutanan sosial sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat desa hutan. Menurutnya, sektor tersebut kini menjadi salah satu kekuatan baru dalam menciptakan kesejahteraan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Khofifah juga menekankan pentingnya hilirisasi produk perhutanan sosial agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi. Penguatan teknologi, inovasi produk, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi dan dunia usaha dinilai menjadi kunci agar produk masyarakat mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Dalam kesempatan itu, Hari Wuryanto turut memanfaatkan kehadiran Gubernur Jawa Timur untuk menyuarakan harapan besar masyarakat Madiun Raya terkait kelanjutan program strategis Selingkar Wilis. Menurutnya, pembangunan kawasan tersebut akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah di sekitar Gunung Wilis.

Mengusung tema “Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera”, Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 menjadi ajang konsolidasi sekaligus penegasan bahwa pengelolaan hutan yang berkelanjutan tidak hanya menjaga alam, tetapi juga mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Dan di momentum itu, Kabupaten Madiun tampil bukan sekadar sebagai tuan rumah, melainkan sebagai salah satu contoh keberhasilan perhutanan sosial yang patut menjadi rujukan bagi daerah lain di Jawa Timur. (ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif
Tak Terkalahkan di Fase Grup, Sparta Pena FC Melenggang ke Perempat Final Kapolres Madiun Cup 2026
Bahana Bersahaja di Bangunsari, Pemkab Madiun Bedah Tiga Rumah Tidak Layak Huni
Hadapi Bank Jatim, Sparta Pena Siapkan Strategi Khusus, Manajer : Pokoknya Ada 
Pesta Gol di Laga Perdana, Sparta Pena Bidik Korban Berikutnya: Bank Jatim!
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Turnamen Olahraga Antar Instansi dan Stakeholder 
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:48 WIB

Bupati Hari Wuryanto Raih Penghargaan Bergengsi, Kabupaten Madiun Ditegaskan Jadi Role Model Perhutanan Sosial Jawa Timur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:30 WIB

PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:08 WIB

Tak Terkalahkan di Fase Grup, Sparta Pena FC Melenggang ke Perempat Final Kapolres Madiun Cup 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:19 WIB

Bahana Bersahaja di Bangunsari, Pemkab Madiun Bedah Tiga Rumah Tidak Layak Huni

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:39 WIB

Pesta Gol di Laga Perdana, Sparta Pena Bidik Korban Berikutnya: Bank Jatim!

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:59 WIB

Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:57 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Turnamen Olahraga Antar Instansi dan Stakeholder 

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:56 WIB

BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif

Berita Terbaru