Kades di Madiun Laporkan Dugaan Pemerasan Oleh Oknum LSM ke Polisi

- Editorial Team

Senin, 10 Februari 2025 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun Suyadi, didampingi kuasa hukumnya melaporkan dugaan pemerasan yang dialaminya ke Satreskrim Polres Madiun, Senin (10/2/2025). Foto : istimewa

Kepala Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun Suyadi, didampingi kuasa hukumnya melaporkan dugaan pemerasan yang dialaminya ke Satreskrim Polres Madiun, Senin (10/2/2025). Foto : istimewa

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Kepala Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun Suyadi melaporkan dugaan pemerasan oleh oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Polres Madiun, Senin (10/2/2025).

Pelaporan ke polisi dilakukan Suyadi karena merasa geram oleh ulah oknum LSM yang sering kali mendatanginya untuk meminta sejumlah uang. Permintaan itu disertai dengan ancaman.

Dalam aksinya, oknum LSM ini mengklaim sudah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Inspektorat hingga Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tidak kenal dengan para para pelaku. Mereka tiba-tiba datang ke kantor desa dengan mengatasnamakan instansi pemerintah,“ ungkap Suyadi usai melapor di Polres Madiun.

Selain mengatasnamakan instansi pemerintah, enam orang oknum LSM yang mendatanginya juga menuding terjadinya penyalahgunaan Dana Desa di Desa Kedungrejo.

Sebagai kepala desa, Suyadi disebut harus bertanggungjawab terhadap pengelolaan anggaran.

Agar permasalahan yang direkayasa oleh oknum LSM tidak disebarluaskan, maka Suyadi disyaratkan untuk memberikan uang dengan nominal tertentu.

“Saya diancam akan dilaporkan ke media massa jika tidak memenuhi permintaan mereka. Karena takut, saya terpaksa memberi uang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Kades Kedungrejo Sumadi menyebut pelaku meminta Rp40 juta. Namun korban baru memberikan Rp12 juta.

“Ini bukan kasus tunggal. Selama tiga bulan terakhir, ada 10 hingga 15 kepala desa yang mengalami hal serupa. Kami akan mengajak mereka melapor,” kata Sumadi.

Sesuai informasi yang diterima Sumadi, sejumlah kepala desa yang menjadi korban juga diancam akan diberitakan melalui media cetak jika tidak memberikan sejumlah uang yang diminta oleh oknum LSM.

Ancaman itu terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa versi para pelaku. Oknum LSM juga mengklaim memegang data valid tentang tuduhan maladministrasi oleh kepala desa.

Menanggapi laporan ini, Kasi Humas Polres Madiun Iptu Anita Diyah membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan pemeriksaan awal atas laporan dugaan pemerasan oleh oknum LSM.

“Kami mendalami kronologi kejadian untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak yang mengatasnamakan institusi tertentu,” tegasnya. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 
Diduga Terjerat Skema Pinjaman Tak Transparan, Sejumlah Warga Magetan Terancam Kehilangan Aset
Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG
Truk Boks Hantam Bus Mogok di Madiun, Sopir Truk Tewas, Bus Terdorong Tabrak Rumah
Ngeri, Ular Cincin Emas Muncul di Bawah Kursi KA Kertanegara 

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

Peringati Hardiknas, Pemkab Madiun Perkuat Komitmen Pendidikan, Bidik Wajib Belajar 13 Tahun

Rabu, 29 April 2026 - 09:24 WIB

Sigit Budiarto Resmi Dilantik Jadi Sekda Madiun, Bupati Tekankan Percepatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

Selasa, 28 April 2026 - 23:18 WIB

Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Berita Terbaru