Jelang Tahun Baru Imlek, Jeruk Pamelo Magetan Diburu Warga Etnis Tionghoa

- Editorial Team

Sabtu, 3 Februari 2024 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang petani jeruk pamelo di Kabupaten Magetan sedang merawat komoditas yang dibudidayakannya. Foto: Ist

Seorang petani jeruk pamelo di Kabupaten Magetan sedang merawat komoditas yang dibudidayakannya. Foto: Ist

MAGETAN, NEUMEDIA.ID – Jeruk pamelo menjadi salah satu buah yang identik dengan perayaan tahun baru Imlek.  Keberadaan buah bernama latin Citrus Grandis di rumah warga Tionghoa dipercaya sebagai simbol pembawa keberuntungan dan melambangkan reuni keluarga.

Buah jeruk besar ini juga sebagai salah satu buah untuk persembahan kepada dewa-dewi pujaan umat Tri Dharma. Terlebih saat sembahyang pada peringatan malam tahun baru Imlek.

Karena alasan itu, jeruk banyak diburu oleh warga etnis Tionghoa, termasuk yang tinggal di wilayah eks-Karesidenan Madiun. Petani pembudidaya buah ini di Kabupaten Magetan Magetan pun ketiban rezeki tahunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sujatmiko, salah seorang petani jeruk pamelo di Desa Tambakrejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan mengatakan bahwa kenaikan permintaan komoditas perkebunan itu meningkat 80 persen saat menjelang perayaan Imlek.

Sebagai gambaran, pada hari biasa permintaan jeruk Pamelo hanya 100 buah per hari. Namun, saat mendekati tahun baru Imlek 2575 Kongzili, meningkat menjadi 180 buah per hari.

“Jeruk yang banyak dicari masih dalam kondisi ada tangkai dan daunnya,” ujarnya, Sabtu (3/2/2024).

Meningkatnya permintaan itu berdampak pada naiknya harga jeruk pamelo. Kini, rata-rata per buah dibanderol Rp10 ribu dari sebelumnya Rp6 ribu.

Sementara itu, tahun baru Imlek jatuh pada Sabtu (10/2/2024. Dalam rangka memperingatinya, pemerintah telah menetapkan tanggal merah untuk hari libur nasional dan cuti bersama. Hal ini seperti diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri.

SKB tersebut diteken oleh Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).

Tercatat dengan Nomor 855 Tahun 2023, Nomor 3 Tahun 2023, dan Nomor 4 Tahun 2023. Adapun cuti bersama Imlek jatuh pada hari Jumat (9/2/2024). (*/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 
Tak Pernah Dapat Sosialisasi Hingga Keluhkan Rumah Retak, Warga Tutup Akses Proyek Pabrik Sepatu di Madiun
Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap
Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 
Golkar Bidik Tambahan Kursi DPRD Madiun, Mulai Sasar Gen Z dan Milenial 
Jelang Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 31 Ribu Ton Pupuk Subsidi untuk Madiun Raya
Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Caruban Night Solidarity 2026, Pemkab Madiun Padukan Panggung Seni dan Solidaritas untuk Korban Bencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:30 WIB

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 

Senin, 2 November 2026 - 10:48 WIB

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terbaru