Minimalisir Perdagangan Orang, Ribuan Pekerja Migran Ilegal Dicegah ke Luar Negeri

- Editorial Team

Minggu, 18 Juni 2023 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ilustrasi pekerja migran ilegal. Foto:Pixabay.com

NEUMEDIA.ID – Kantor Imigrasi
Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno – Hatta mencegah
keberangkatan 2.486 pekerja migran Indonesia (PMI) ke luar negeri. Ribuan calon
buruh itu diduga nonprosedural atau ilegal. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus
TPI Bandara Soekarno – Hatta, Muhammad Tito Andrianto mengatakan pencegahan ke
luar negeri bagi ribuan PMI itu berlangsung selama semester I 2023. Upaya ini
guna meminimalisir tindak pidana perdagangan orang (TPPO).


“Alasan dicegah keberangkatannya yaitu
proses kerja yang tidak sesuai prosedur. Dari 2.486 jiwa yang kami cegah
keberangkatannya, 2.352 di antaranya merupakan PMI nonprosedural,” jelas Tito
dalam keterangan tertulis yang dikutip Neumedia.id,
Minggu, 18 Juni 2023.


Oleh karena itu, Kantor Imigrasi
Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta terus mengintensifkan koordinasi
dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Hal ini dalam rangka
keberangkatan PMI nonprosedural.


Diberitakan sebelumnya, Satuan Tugas Tindak
Pidana Perdagangan Orang (Satgas TPPO) Polri menahan 414 tersangka tindak
pidana perdagangan orang (TPPO). Ratusan tersangka itu ditangkap dalam waktu 11
hari yang terhitung sejak 5 hingga 15 Juni 2023.

Dalam keterangannya, Kepala Biro
Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan,
mengatakan bahwa para tersangka itu dibekuk berdasarkan 314 laporan terkait
TPPO yang masuk ke polisi.


Sebanyak 237 laporan di antaranya
tentang TPPO. Sedangkan 77 laporan lainnya merupakan tindakan kejahatan
perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia (PMI). Adapun korbannya tercatat
sebanyak 1.314 orang. Rinciannya, 507 perempuan dewasa, 76  perempuan anak, laki-laki dewasa 707 orang,
dan 24 anak laki-laki.


“Berdasarkan data pengungkapan kasus,
saat ini 64 kasus tahap penyelidikan dan 250 kasus tahap penyidikan,” ujar
Ahmad. (*/ofi)


Berbagai Sumber

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo, Investasi untuk Generasi Sehat
Didampingi 11 Parpol Koalisi, Maidi-Panuntun Resmi Daftar ke KPU Kota Madiun
Silpa Hingga Rp172 Miliar, Begini Respon FGNS dan FKB DPRD Kabupaten Madiun
Tuban Diguncang Gempa 6.0 M
Bus New Shantika Terjun Bebas dari Jalan Tol di Pemalang Masuk Kejadian Berkategori Berat
Kecelakaan Kereta Api Terus Berulang, Menhub Tegaskan Aspek Keselamatan Paling Utama
Bus New Shantika Terjun Bebas dari Jalan Tol di Pemalang, Dua Meninggal di Lokasi Kejadian
Cegah Korban Saat Cuaca Ekstrem, Perhutani Tutup Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru