Siswa SMP di Madiun Diduga Dikeroyok Kakak Kelas

- Editorial Team

Selasa, 25 Juli 2023 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pengedara motor sedang melintasi depan gedung SMP Negeri 1 Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa, 25 Juni 2023. Sekolah itu merupakan lokasi kejadian dugaan penganiayaan antarremaja. Foto : Bormanto/Neumedia.id

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID, MADIUN – Dugaan tindak kekerasan antarremaja terjadi
di SMP Negeri 1 Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Seorang siswa baru
atau kelas 7 sekolah itu dikabarkan menjadi korban pengeroyokan oleh seniornya,
Senin, 24 Juli 2023.

Informasi ihwal dugaan
pengeroyokan antarpelajar itu telah menyebar melalui pesan berantai di grup
WhatsApp. Jurnalis Neumedia.id yang
juga menerima kabar itu berusaha mengonfirmasikannya kepada pihak sekolah
setempat, Selasa, 25 Juni 2023.

Kepala SMP Negeri 1
Pilangkenceng, Sumarjono membenarkan terjadinya dugaan tindak kekerasan
antaranak di lembaga pendidikan yang dipimpin. Ia lantas menceritakan
kronologis kejadian yang berlangsung di depan kelas dan depan ruang usaha kesehatan
sekolah (UKS).

Sekitar pukul 11.00 WIB, Senin
kemarin  seluruh siswa mengikuti kegiatan
kerja bakti yang merupakan bagian dari masa pengenalan lingkungan sekolah
(MPLS). “Korban bermain lempar-lemparan tali pandu PMR (Palang Merah Remaja)
bersama teman-temannya. Tali itu mengenai salah satu siswa yang baru disunat,”
Sumarjono menjelaskan.

Kejadian itu diketahui oleh
sejumlah siswa lain di sekitar lokasi kejadian. Mereka memberitahukan kejadian
tersebut kepada kakak siswa yang terkena lemparan tali (siswa kelas 9). Lantas,
sang kakak bersama sejumlah temannya mendatangi korban dengan penuh emosi.

Hingga akhirnya dugaan
pengeroyokan terjadi. “Itu sebenarnya sudah gak ada masalah, setelah kena lemparan tali PMR, para siswa
tersebut sudah baik-baik saja dan kembali bermain seperti biasa,”
jelasnya.

Sumarjono menambahkan bahwa
peristiwa tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan yang saat ini dalam
proses mediasi. “Tadi malam sudah dilakukan pertemuan, besok akan dilanjutkan
lagi,” ujarnya. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota
Buah Manis Pendekatan Humanis TNI, Satu Lagi Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Selamat Jalan Sang Legenda!
Megawati Tunda Kepala Daerah PDIP Ikuti Retret, Begini Respon Budiman Sudjatmiko
Aktivis HAM Haris Azhar Kawal Gugatan Warga Ponorogo terhadap BRI
Isu Elit Partai Diduga Punya Simpanan Waria Jadi Sorotan, Muncul Inisial AW

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka

Kamis, 24 September 2026 - 14:56 WIB

Imigrasi Madiun Sediakan Layanan Khusus untuk Calon Jemaah Haji 

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WIB

Dua Tim Madiun Tancap Gas di SVL 2026, SMAN 2 Mejayan dan MAN 2 Kota Madiun Lolos Babak Utama

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:30 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Berita Terbaru