| Presiden RI Joko Widodo. Foto:instagram.com |
NEUMEDIA.ID – Pernyataan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang
menyebut gerakan revolusi mental belum maksimal direspons oleh Presiden Joko
Widodo (Jokowi). Menurut Jokowi, masih ada kesempatan untuk menuntaskan program
tersebut hingga masa kepemimpinannya berakhir hingga 2024.
“Ya, semua yang belum maksimal dimaksimalkan,” kata Jokowi singkat
saat dikonfirmasi wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 17 Juli 2023.
Sebelumnya, Surya Paloh
menyatakan bahwa Partai NasDem memberikan dukungan kepada Jokowi dalam
Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 dan 2019 karena suatu kesamaan. Salah satunya
program revolusi mental dari Jokowi mirip dengan gerakan perubahan yang
diinisiasi NasDem.
“Kita memberikan dukungan yang
totalitas kenapa?. Karena kita mempunyai keyakinan dengan konsepsi gagasan dan
pemikiran yang sama dengan apa yang kita miliki,” ujar Surya Paloh dikutip
Neumedia.id, Senin, 17 Juli 2023.
Namun, ia akhirnya menyayangkan
dukungan terhadap Jokowi. Sebab, revolusi mental yang didengungkan Jokowi belum
tercapai. “Tapi sayang seribu kali sayang, harapan belum menjadi kenyataan,”
kata dia disambut sorakan kader NasDem.
Oleh karena itu, untuk mencapai
tujuan itu Koalisi Perubahan untuk Persatuan mengusung Anies Baswedan sebagai
calon presiden.
“Kenapa kita harus memilih Anies
Baswedan, karena kita mau membuktikan pluralisme yang kita miliki bukan hanya
di bibir saja. Tapi, praktik dalam kehidupan yang nyata,” ujar Paloh. (**/fek/ofi)






