LKIS Dorong Kemendikbud Penuhi Hak Pendidikan Para Penghayat Kepercayaan

- Editorial Team

Rabu, 19 Juli 2023 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ilustrasi sembahyang para penghayat kepercayaan. Foto: Situs resmi Kemendikbud

NEUMEDIA.ID – Yayasan Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKIS) berencana
mendatangi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud
Ristek), Kamis besok, 20 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangannya bersama Majelis
Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI), Penyuluh Kepercauaan, Puan Hayati,
Gemapakti untuk memberi masukan ihwal RUU Sisdiknas yang dinilai banyak memuat
permasalahan.

Salah satu permasalahan itu, tidak
adanya frasa ‘kepercayaan’ yang berindikasi menghilangkan hak mendapatkan
pendidikan kepercayaan penghayat. Maka, disebut sebagai tanda diskriminasi baru bagi kelompok penghayat kepercayaan.

Dalam keterangannya, Manajer
Program LKIS Tri Noviana mengatakan bahwa RUU Sisdiknas diluncurkan ke publik
pada bulan Agustus 2022 lalu. Ini menggambarkan negara kembali berpotensi abai
dalam memberikan hak-hak dasar warga negara. Khususnya terkait agama dan
kepercayaan yang diyakininya.

Padahal, ia melanjutkan, sebagai
kelompok minoritas para penghayat kepercayaan yang sudah ada sejak zaman orde
baru belum mendapatkan tempat semestisnya. Termasuk dalam RUU Sisdiknas. Ini
mulai belum adanya pengakuan yang utuh terhadap hak Penghayat Kepercayaan,
khususnya hak atas Pendidikan.

Layanan Administrasi bagi Peserta Didik penghayat di sekolah
tidak masuk dalam DAPODIK sehingga terjadi kesulitan pencantuman nilai di dalam
raport sehingga harus mencantumkan agama lain. Hal ini juga berakibat penyuluh
Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa tidak dapat mengakses dana BOS.

Minimnya sarana prasarana dan tenaga penyuluh bagi peserta
didik penghayat sehingga memaksa  penghayat belajar agama lain
demi mendapatkan nilai sekolah.

“Maka, LKIS dan sejumlah organisasi lain mendorong
Kemendikbudristek merevisi RUU Sisdiknas dengan memasukkan frasa ‘kepercayaan’
di setiap prasa ‘agama’ mendasarkan pada Putusan MK Nomor 97/PUU-XIV/2016,”
ujar Tri Noviana

“Juga mendorong Kemendikbudristek memberikan pelibatan yang
bermakna kepada penghayat kepercayaan dalam penyusunan RUU ini,”. (ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indosat Gandeng Arsari dan Northstar Bangun FiberCo, Perkuat Tulang Punggung Digital Indonesia
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Tri dan 1.000 Guru Foundation Salurkan 1.000 Router ke Sekolah Terpencil Lewat Program Sedekah Kuota
Buah Manis Pendekatan Humanis TNI, Satu Lagi Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia, Selamat Jalan Sang Legenda!
Megawati Tunda Kepala Daerah PDIP Ikuti Retret, Begini Respon Budiman Sudjatmiko
Aktivis HAM Haris Azhar Kawal Gugatan Warga Ponorogo terhadap BRI
Isu Elit Partai Diduga Punya Simpanan Waria Jadi Sorotan, Muncul Inisial AW

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPRD Madiun Soroti Jalan Rusak, Dorong APBD 2027 Prioritaskan Infrastruktur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Dua Tahun Kinerja, DPRD Kota Madiun Gowes Bareng Pemkot, Perkuat Sinergi untuk Rakyat

Jumat, 25 September 2026 - 19:25 WIB

Menhaj Buka Manasik Haji Nasional di Madiun, Jemaah Diminta Mulai Latihan Jalan Kaki

Jumat, 25 September 2026 - 18:38 WIB

Menteri Irfan Yusuf Buka Expo UMKM Haji-Umrah di Madiun, 300 Pelaku Usaha Bidik Pasar Ekonomi Jemaah

Jumat, 25 September 2026 - 14:04 WIB

Empat Raperda Digodok DPRD Kota Madiun, Santunan Kematian Diusulkan Naik

Selasa, 22 September 2026 - 21:36 WIB

BTPN Syariah Buka Rekrutmen di Madiun, Perempuan Muda Bisa Ikut Seleksi Langsung

Berita Terbaru