Pemkab Magetan Dorong Event Nasional, Labuhan Sarangan Disiapkan Jadi Ikon Pariwisata

- Editorial Team

Minggu, 16 November 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisbudpar Magetan Joko Trihono menerima cinderamata dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Foto: istimewa

Kadisbudpar Magetan Joko Trihono menerima cinderamata dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Foto: istimewa

MAGETAN, NEUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Magetan serius menggenjot daya saing pariwisata daerah melalui penguatan event berskala nasional. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelenggaraan Event Nasional yang digelar di Magetan, Sabtu (15/11/2025).

Kegiatan ini diinisiasi Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI, dan disambut antusias oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan.

Kepala Disbudpar Magetan, Joko Trihono, menilai pengelolaan event yang profesional merupakan strategi efektif untuk mengakselerasi pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus perekonomian lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Event adalah instrumen penting untuk meningkatkan daya saing pariwisata. Jika dikelola dengan baik, dampaknya tidak hanya pada kunjungan wisata, tetapi juga efek ekonomi berlipat bagi masyarakat,” ujar Joko saat membacakan sambutan Bupati Magetan.

Menurut Joko, event berkualitas mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus memperpanjang lama tinggal (length of stay) di Magetan. Selain itu, event juga berfungsi sebagai media promosi dan branding daerah yang efektif.

“Event merupakan platform promosi yang kuat untuk mengenalkan potensi Magetan ke publik yang lebih luas. Dampaknya bukan hanya eksposur, tetapi juga pembentukan citra positif daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap penyelenggaraan event harus memberi dampak langsung pada masyarakat, terutama melalui keterlibatan usaha mikro dan kecil (UMKM) lokal.

“Event harus mendorong perputaran ekonomi. UMKM harus terlibat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” imbuhnya.

Tak hanya sektor ekonomi, penyelenggaraan event juga dinilai berkontribusi pada percepatan pembangunan infrastruktur pendukung, mulai dari akses jalan, transportasi, hingga jaringan listrik dan komunikasi.

Dalam kesempatan tersebut, Joko Trihono juga mengungkapkan gagasan strategis untuk mengangkat tradisi Labuhan Sarangan menjadi event unggulan berskala nasional. Tradisi budaya lokal tersebut dinilai memiliki kekuatan narasi dan daya tarik yang besar jika dikemas secara profesional.

“Seperti Labuhan Merapi atau Labuhan Parang Kusumo, Labuhan Sarangan punya potensi kuat untuk di-branding sebagai event nasional,” ungkapnya.

Gagasan ini akan menjadi bagian dari proses kurasi dan penyusunan calendar of event berbasis kearifan lokal. Disbudpar Magetan berencana mengintegrasikan tradisi tersebut dengan kawasan wisata Sarangan agar memiliki nilai jual yang lebih kuat.

Untuk mewujudkan event berkualitas, Joko menekankan dua faktor utama, yakni perencanaan yang komprehensif dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, event harus dirancang dengan konsep yang matang, target yang jelas, serta melibatkan peran aktif pemerintah, swasta, dan masyarakat.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam promosi event.

“Publikasi tidak bisa lagi hanya mengandalkan media konvensional. Media sosial dan platform digital harus dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan promosi tanpa batas ruang dan waktu,” jelasnya.

Melalui Bimtek ini, Pemkab Magetan berharap kapasitas dan kualitas para pelaku event daerah semakin meningkat, sehingga mampu menghadirkan event yang berdaya saing nasional dan berkelanjutan.

“Kami berharap ilmu dari para narasumber dapat diterapkan secara nyata untuk meningkatkan kualitas event di Kabupaten Magetan,” pungkasnya. (yep/ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menilik Peluang Sejumlah Nama Kandidat Ketua DPRD Magetan dari PKB
PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir
Bupati Magetan Lantik 185 Pejabat Eselon III dan IV, Tekankan Etika dan Inovasi
Longsor Galian Tanah di Magetan Tewaskan Pekerja, Polisi Lakukan Olah TKP
Pohon Tumbang Lumpuhkan Jalur Sarangan–Cemorosewu, Polisi, BPBD, dan Warga Bergerak Cepat Buka Akses
Berdayakan Umat di Era Digital, Rumah Mukmin Peduli Gelar Pelatihan TikTok Affiliate Berbasis AI
Ini Daftar Delapan Sepeda Motor yang Terperosok ke Telaga Sarangan 
8 Sepeda Motor Wisatawan Terperosok ke Telaga Sarangan Akibat Jalan Longsor

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:30 WIB

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 

Senin, 2 November 2026 - 10:48 WIB

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terbaru