Jasad Bayi Mengapung di Sungai Sono Gegerkan Warga Desa Tiron

- Editorial Team

Kamis, 9 Januari 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas membawa jasad bayi yang ditemukan mengapung di sungai Sono untuk dilakukan otopsi. Foto: istimewa

Petugas membawa jasad bayi yang ditemukan mengapung di sungai Sono untuk dilakukan otopsi. Foto: istimewa

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Warga Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, dikejutkan dengan penemuan jasad bayi yang mengapung di Sungai Sono pada Kamis (9/1/2025).

Kejadian ini menarik perhatian publik setelah pihak kepolisian mengevakuasi jasad bayi tersebut sekitar pukul 15.00 WIB.

Tim identifikasi dari Satreskrim Polres Madiun segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah proses evakuasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Nglames, AKP Gunawan, menyebutkan bahwa bayi tersebut diduga sengaja dibuang dua hari sebelum ditemukan.

“Saat ditemukan, jasad bayi berada di dalam tas kresek berwarna merah dengan posisi tengkurap. Jenis kelamin bayi belum bisa dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim identifikasi. Kami menduga bayi ini sudah dibuang sekitar dua hari lalu,” ujar AKP Gunawan.

Proses Penyelidikan Berlanjut

Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan identifikasi awal, jasad bayi langsung dibawa ke RSUD dr. Soedono Madiun untuk dilakukan autopsi. Proses ini dilakukan guna mengetahui penyebab pasti kematian dan membantu penyelidikan lebih lanjut.

“Kami sedang melakukan penyelidikan awal dan menggali informasi dari warga sekitar. Mudah-mudahan kasus ini bisa segera terungkap,” tegas AKP Gunawan.

Peristiwa tragis ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dan masyarakat setempat. Warga yang memiliki informasi atau mengetahui kejadian tersebut diimbau untuk segera melapor kepada pihak berwenang demi mempercepat proses pengungkapan kasus ini. (ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Belasan Pelaku Balap Liar di Pilangkenceng Dipanggil Bersama Orang Tua dan Diberi Pembinaan 
MBG di SDN Kota Madiun Ini Dipertanyakan, Anggaran Rp10 Ribu per Porsi Dinilai Tak Sejalan dengan Menu
Insiden Maut di Rel Ganda Bancong, Daop 7 Klaim Tak Ada Kelalaian KAI dan Petugas Perlintasan dari Dishub Madiun
Terekam CCTV, Pria di Madiun Tewas Tertemper KA Jayakarta Diduga Sengaja Masuk Rel
Gempa Pacitan, 11 Kereta Api di Daop 7 Madiun Sempat Dihentikan Operasi
Longsor Galian Tanah di Magetan Tewaskan Pekerja, Polisi Lakukan Olah TKP
Pohon Tumbang Lumpuhkan Jalur Sarangan–Cemorosewu, Polisi, BPBD, dan Warga Bergerak Cepat Buka Akses
Pasca OTT KPK, Wali Kota Madiun Maidi Diperiksa Sembilan Jam di Polres Madiun

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:02 WIB

DPRD Kota Madiun Dorong Tiga Raperda Inisiatif: Lindungi Tenaga Pendidik, Atur Banpol, Perkuat Trantibum

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:35 WIB

MBG di SDN Kota Madiun Ini Dipertanyakan, Anggaran Rp10 Ribu per Porsi Dinilai Tak Sejalan dengan Menu

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:41 WIB

Warga Nambangan Lor Pertanyakan Perizinan Gedung 8 Lantai RSI, DPRD Siap Panggil Manajemen

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:11 WIB

Barongsai Meriahkan Imlek di Stasiun Madiun, Penumpang Mengaku Kaget dan Terhibur

Senin, 16 Februari 2026 - 14:16 WIB

Tradisi Ziarah Jelang Ramadhan Jadi Berkah, Pedagang Bunga di Pasar Sleko Kebanjiran Order

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:32 WIB

Plt Wali Kota Madiun Enggan Berkomentar Soal Kelanjutan Alih Fungsi TPA Winongo

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:11 WIB

Tolak Pilkada Tidak Langsung, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Tegaskan Sikap Tegak Lurus Konstitusi

Senin, 19 Januari 2026 - 17:40 WIB

Pasca OTT KPK, Wali Kota Madiun Maidi Diperiksa Sembilan Jam di Polres Madiun

Berita Terbaru