Gempa Pacitan, 11 Kereta Api di Daop 7 Madiun Sempat Dihentikan Operasi

- Editorial Team

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Gempa bumi bermagnitudo 5,5 yang berpusat di Pacitan, Jawa Timur, Selasa pagi (27/1/2026), berdampak langsung pada operasional kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghentikan sementara 11 perjalanan kereta api sebagai langkah darurat keselamatan.

Gempa terjadi sekitar pukul 08.21 WIB dengan pusat gempa berada di koordinat 8,14 Lintang Selatan dan 111,33 Bujur Timur, atau sekitar 25 kilometer timur laut Pacitan, pada kedalaman 105 kilometer. Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah lintasan kereta api Daop 7 Madiun.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan penghentian perjalanan tersebut dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan perkeretaapian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sesuai SOP, apabila terjadi gempa yang dirasakan, seluruh perjalanan KA wajib dihentikan untuk menunggu pemeriksaan dan memastikan jalur aman dilalui,” ujar Tohari dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, instruksi penghentian kereta dilakukan secara serentak oleh pengendali perjalanan KA melalui radio lokomotif terpusat. Setelah seluruh kereta berhenti, petugas Unit Jalan dan Jembatan (JJ) langsung diterjunkan untuk memeriksa kondisi rel dan jembatan di sepanjang lintasan terdampak.

Sebanyak 11 kereta api tercatat berhenti luar biasa di berbagai stasiun maupun petak jalan wilayah Daop 7 Madiun. Kereta tersebut antara lain KA Madiun Jaya, Kahuripan, BIAS, Bangunkarta, Gaya Baru Malam Selatan, Sancaka, Singasari, Malabar, KA Parcel Tengah, hingga Commuter Line Dhoho.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan jalur dinyatakan aman, pada pukul 08.49 WIB seluruh perjalanan KA kembali berjalan normal sesuai grafik perjalanan,” jelas Tohari.

PT KAI menegaskan keselamatan penumpang dan petugas menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi darurat. Potensi risiko sekecil apa pun, termasuk akibat bencana alam, harus diminimalkan melalui langkah antisipatif dan prosedural.

“Kami berkomitmen penuh untuk mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api,” pungkasnya. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tak Pernah Dapat Sosialisasi Hingga Keluhkan Rumah Retak, Warga Tutup Akses Proyek Pabrik Sepatu di Madiun
Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap
Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:30 WIB

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 

Senin, 2 November 2026 - 10:48 WIB

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terbaru