Operasi Patuh Semeru 2024 di Terminal Bus Caruban, Puluhan Kendaraan Terjaring 

- Editorial Team

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Puluhan kendaraan bermotor terjaring Operasi Patuh Semeru 2024 yang digelar oleh gabungan dari Satlantas Polres Madiun, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan Dispenda Jatim, di Terminal Bus Caruban, Kabupaten Madiun, pada Selasa (22/7/2024).

Dari 235 kendaraan yang diperiksa, sebanyak 55 kendaraan dikenakan tilang, sementara 70 lainnya mendapat sanksi teguran. Rata-rata pelanggaran yang ditindak petugas seperti pengendara yang tidak memakai helm dan tidak membawa surat-surat seperti SIM dan STNK, dan masalah pajak kendaraan.

KBO Lantas Polres Madiun, Ipda Nanang Setiawan, mengatakan, operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama operasi, dilakukan ramp check yang mencakup pemeriksaan administrasi kendaraan serta aspek teknis seperti lampu, wiper, ban, transmisi, dan peralatan lainnya. “Jika pengemudi melakukan pelanggaran atau tidak membawa surat-surat yang sesuai, kami akan memberikan himbauan dan tindakan sesuai aturan yang berlaku,” kata Ipda Nanang Setiawan.

Operasi ini menargetkan berbagai jenis kendaraan, termasuk kendaraan pribadi, bus, truk, dan sepeda motor. Selain itu, dilakukan juga pengecekan kesehatan dan kelayakan kendaraan.

“Kami berharap pengendara selalu dalam kondisi baik dan sehat melalui pengecekan kesehatan serta pemeriksaan surat-surat,” tambah Ipda Nanang.

Sebagai apresiasi kepada pengendara yang mematuhi aturan lalu lintas, diberikan jamu dari UMKM dan sejumlah helm sebagai hadiah.

“Harapan kami, dengan jamu ini, kondisi tubuh pengendara tetap fit dan konsentrasi mereka bagus sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas. Kami juga terus memberikan himbauan agar fatalitas kecelakaan lalu lintas berkurang,” ungkap Ipda Nanang.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Jasa Raharja Madiun Raya, Rudi Elfish, mendukung penuh kegiatan ini. Menurutnya, tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan masih perlu ditingkatkan.

“Data kami menunjukkan bahwa pada tahun 2023, tingkat kepatuhan masyarakat membayar pajak mencapai 59,3 persen. Kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui operasi gabungan,” ujarnya.

Selain meningkatkan PAD, kegiatan ini juga bertujuan menertibkan lalu lintas, mengingat Kabupaten Madiun merupakan salah satu daerah dengan tingkat kecelakaan tertinggi.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan edukasi mengenai tertib berlalu lintas,” tambah Rudi.

Di tempat yang sama, Kepala UPT Bapenda Madiun, Aries Nuryadhi, menekankan pentingnya pembebasan pajak daerah pasca peluncuran program pemutihan pajak oleh gubernur.

“Antusiasme masyarakat meningkat dengan adanya operasi seperti ini. Selain pendataan pajak, kami juga menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan momen pemutihan agar tertib,” ujarnya.

“Masih banyak masyarakat yang belum membayar pajak. Dengan adanya sosialisasi bersama, diharapkan angka kecelakaan bisa ditekan. Kami memudahkan masyarakat dengan layanan Samsat keliling. Harapan kami, semoga layanan ini bisa dimanfaatkan dengan baik,” tambah Aries.

Selama satu minggu pelaksanaan, operasi ini menunjukkan hasil yang positif meskipun masih diperlukan kerja keras. “Target kami sudah tercapai, meski butuh kerja keras. Dengan operasi ini, kami berharap masyarakat semakin patuh dalam berkendara dan membayar pajak,” pungkas Aries. (ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan, DPRD Madiun: Ketahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi Perlu Terus Dijaga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Berantas Rokok Ilegal, Petugas Gabungan Sisir Toko hingga Warung di Sirapan dan Dimong

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Raih Penghargaan atas Sinergi Optimalisasi Pajak Daerah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Golkar Siapkan Hari Wuryanto Dua Periode dan Bidik Kursi Ketua DPRD Kabupaten Madiun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Dari Penggemukan Sapi hingga Layanan Publik, BUMDes Sumber Mulya Sumberbendo jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:29 WIB

AYV Masuk Dugaan Sindikat Buzzer Hoaks, Siroojul Kahfi: Sudah Dua Tahun Bukan Karyawan Kami

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:41 WIB

76 Pelajar Pilihan Kabupaten Madiun Mulai Digembleng, 15 Hari Disiapkan untuk Kibarkan Merah Putih

Berita Terbaru