Mulai Januari 2025, Perumda Tirta Taman Sari Kota Madiun Terapkan Tarif Baru

- Editorial Team

Jumat, 13 Desember 2024 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perumda Tirta Taman Sari Kota Madiun resmi tetapkan tarif baru per Januari 2025. Foto : istimewa

Perumda Tirta Taman Sari Kota Madiun resmi tetapkan tarif baru per Januari 2025. Foto : istimewa

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Perumda Air Minum Tirta Taman Sari Kota Madiun resmi melakukan penyesuaian tarif layanan air minum yang berlaku mulai 1 Januari 2025. Kebijakan ini mencakup kenaikan biaya pasang baru serta pemeliharaan meter air, yang telah disosialisasikan kepada masyarakat pada Jumat (13/12/2024).

“Penyesuaian tarif ini akan diterapkan awal tahun depan,” ujar Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Air Minum Tirta Taman Sari Kota Madiun, Hery Sulistiyono, saat ditemui Jumat (13/12/2024).

Hery menjelaskan, biaya pemasangan baru kini dipatok Rp 1 juta, naik Rp 100 ribu dari tarif sebelumnya sebesar Rp 900 ribu. Sementara itu, biaya pemeliharaan meter air juga mengalami kenaikan menjadi Rp 10 ribu dari sebelumnya Rp 8 ribu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Hery, penyesuaian tarif ini didasari kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang mencapai 12 persen pada 2025. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan harga material yang digunakan dalam penyediaan layanan air minum. “Setelah dilakukan kajian, penyesuaian tarif memang diperlukan,” tegasnya.

Meski tarif naik, Hery memastikan peningkatan kualitas material dan layanan akan sejalan dengan kebijakan tersebut. Salah satu pembaruan yang dilakukan adalah penggunaan pipa High Density Poly Ethylene (HDPE) untuk sambungan air. Material ini dinilai lebih tahan lama dengan masa pakai hingga 50 tahun, sehingga mendukung efisiensi pekerjaan dan pelayanan masyarakat. “Dengan pipa HDPE, pemasangan serta penanganan kerusakan akan lebih optimal,” imbuhnya.

Hery juga mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan aktif mengalami peningkatan pada tahun ini. Dari 42.821 pelanggan aktif pada 2023, kini bertambah menjadi 43.126 pelanggan. Namun, jumlah pelanggan non-aktif juga turut naik, dari 8.486 pelanggan pada 2023 menjadi 8.896 pelanggan tahun ini.

Tak hanya itu, tercatat sebanyak 1.149 pemutusan sambungan rumah sepanjang 2024. Hery menjelaskan bahwa pemutusan ini biasanya diajukan oleh pelanggan baru yang terbebani tunggakan dari penghuni lama. Untuk mengatasi hal ini, pihaknya berencana melakukan program pemutihan denda bagi beberapa kriteria tertentu pada tahun depan.

“Kami berharap kebijakan ini dapat meringankan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan layanan air minum yang lebih baik,” pungkas Hery. (*/ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG
Truk Boks Hantam Bus Mogok di Madiun, Sopir Truk Tewas, Bus Terdorong Tabrak Rumah
Ngeri, Ular Cincin Emas Muncul di Bawah Kursi KA Kertanegara 
Perjalanan Lebih Lancar, Pemudik Apresiasi Rekayasa Lalu Lintas Satlantas Polres Madiun 
Fuso Dipo Madiun Pererat Kemitraan Lewat Buka Puasa Bersama Pelanggan
Belasan Pelaku Balap Liar di Pilangkenceng Dipanggil Bersama Orang Tua dan Diberi Pembinaan 
MBG di SDN Kota Madiun Ini Dipertanyakan, Anggaran Rp10 Ribu per Porsi Dinilai Tak Sejalan dengan Menu
Insiden Maut di Rel Ganda Bancong, Daop 7 Klaim Tak Ada Kelalaian KAI dan Petugas Perlintasan dari Dishub Madiun

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Hilirisasi Melon Digenjot, Pemkab Madiun Bidik Nilai Tambah dan Peluang Usaha Baru

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Perumdam dan BPR Sama-Sama Moncer, Pemkab Madiun Borong Enam Penghargaan di Top BUMD Awards 2026

Rabu, 15 April 2026 - 12:38 WIB

Bahana Bersahaja di Bancong, Pemkab Madiun Lakukan Perbaikan Infrastruktur, Rehab RTLH dan Hadirkan Layanan Terpadu 

Rabu, 8 April 2026 - 17:06 WIB

Bupati Dorong Harmonisasi Layanan Kesehatan RSUD Dolopo untuk Wujudkan Madiun BERSAHAJA

Berita Terbaru