Masih Alami, Air Terjun Kertoembo di Gunung Wilis Wilayah Madiun juga Untuk Jamasan

- Editorial Team

Rabu, 24 Januari 2024 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air Terjun Kertoembo di Kandangan, Desa/Kecamtan Kare, Kabupaten Madiun. Foto: Nofika D.Nugroho

Air Terjun Kertoembo di Kandangan, Desa/Kecamtan Kare, Kabupaten Madiun. Foto: Nofika D.Nugroho

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Gunung Wilis yang berada di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur menyimpan banyak keindahan alam yang belum terjamah tangan manusia. Salah satunya, air terjun Kertoembo di Desa/Kecamatan Kare.

Dari kejauhan, air terjun itu nampak bagai garis berwarna putih di antara hijuanya dedaunan pohon di kawasan pegununungan. Namun, pemandangan itu seringkali tertutup ketika kendaraan yang dikendarai Neumedia.id terus melaju di jalanan berbatu atau makadam, Selasa (23/1/2024)

Akses transportasi menuju air terjun Kertoembo tidaklah mulus. Sejumlah lubang terisi air yang menggenang ada di sana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belum lagi, beberapa batu terlepas dari posisinya semula. Kondisi jalan seperti itu panjangnya sekitar satu kilometer. Untuk melintasinya, butuh keterampilan mengendara yang mumpuni.

Memasuki kawasan air terjun Kertoembo, sebuah banner berukuran sekitar 80×60 sentimeter menyambut kedatangan pengunjung. “Anda Telah Tiba di Tujuan,” begitu tulisan yang tercetak pada banner tersebut.

Di dekat tulisan itu terdapat jembatan kayu di atas sungai dengan aliran air yang jernih. Alirannya deras dan suaranya bergemuruh di antara sejuknya hawa pegunungan. “Air Terjun Kertoembo,” sebuah tulisan pada papan yang menempel pada pohon sebagai penujuk lokasi.

Dari titik jalan itu, lokasi air terjun Kertoembo berjarak sekitar 500 meter. Untuk menuju ke sana harus dilalui dengan berjalan kaki dengan kondisi medan yang mudah diakses. Begitu tiba, ternyata air terjun itu memang berundak. Dari bawah, nampak ada satu undakan sebelum air jatuh ke bawah.

Di tempat itu, ada sejumlah kegiatan yang sebelumnya dilakukan pengunjung. Ini seperti mandi dan jamasan gaman (menyucikan benda yang dianggap bertuah oleh pemiliknya, seperti keris). “Waktu saya ke sini sebelumnya, ada yang melakukan jamasan,” ujar Slamet, salah seorang pengunjung.

Selain itu, pengunjung di kawasan air terjun Kertoembo juga melakukan kegiatan lain. Beberapa waktu lalu, ada yang kamping di tanah lapang dekat dengan perkampungan. Permukiman itu hanya dihuni oleh segelintir orang yang dulunya bekerja di perkebunan kopi Kandangan. (ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 
Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG
Truk Boks Hantam Bus Mogok di Madiun, Sopir Truk Tewas, Bus Terdorong Tabrak Rumah
Ngeri, Ular Cincin Emas Muncul di Bawah Kursi KA Kertanegara 
Perjalanan Lebih Lancar, Pemudik Apresiasi Rekayasa Lalu Lintas Satlantas Polres Madiun 

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

Peringati Hardiknas, Pemkab Madiun Perkuat Komitmen Pendidikan, Bidik Wajib Belajar 13 Tahun

Rabu, 29 April 2026 - 09:24 WIB

Sigit Budiarto Resmi Dilantik Jadi Sekda Madiun, Bupati Tekankan Percepatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

Selasa, 28 April 2026 - 23:18 WIB

Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Berita Terbaru