Launching Becak Listrik di Kota Madiun, Ratusan Tukang Becak Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran 

- Editorial Team

Senin, 29 Januari 2024 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Launching Becak Listrik di lapangan Gulun, Kota Madiun pada Senin (29/1/2024).

Launching Becak Listrik di lapangan Gulun, Kota Madiun pada Senin (29/1/2024).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Ratusan tukang becak dari Karesidenan Madiun, Tulungagung, dan Blitar secara resmi menyatakan dukungan mereka kepada pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subiyanto-Gibran Rakabuming Raka. Acara deklarasi digelar di lapangan Gulun, Kota Madiun, pada Senin (29/1/2024).

Tukang becak tersebut tidak hanya mendeklarasikan dukungan, tetapi juga berkomitmen untuk memenangkan pasangan calon Capres-Cawapres nomor urut 02 tersebut dalam satu putaran pada Pilpres 2024 mendatang.

Deklarasi dukungan berlangsung saat launching atau peluncuran becak listrik.  Acara ini turut dihadiri oleh sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Nusron Wahid dan Presiden Becak Listrik Indonesia, Naniek S. Deyang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Naniek mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 800 becak listrik yang siap didistribusikan kepada tukang becak di berbagai daerah di Indonesia.

Ratusan tukang becak deklarasi dukung Prabowo-Gibran menang Pemilu 2024.

Wilayah yang menerima bantuan meliputi Kota Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Ponorogo dengan total sekitar 300 becak.

Lebih lanjut, Naniek menyatakan bahwa dalam waktu dekat, 50 becak akan segera dibagikan di Solo, dan 100 becak di Cirebon. Sementara itu, distribusi becak listrik ke wilayah lainnya, seperti Magelang, Pekalongan, dan beberapa kota lainnya, akan menyusul.

“Becak listrik adalah program yang telah diinisiasi oleh Pak Prabowo sejak sebelum mencalonkan diri sebagai presiden. Tahap pertama pemberian becak listrik diutamakan untuk pekerja usia 65 tahun ke atas, yang sudah sangat sepuh dan tenaganya berkurang,” ungkap Naniek.

Nanik S. Deyang, membagikan kisah tentang bagaimana konsep ini muncul dari keprihatinannya setelah melihat seorang pria tua yang mengayuh becak di tengah keterbatasannya.

“Dengan melihat kondisi tersebut, kami mengusulkan kepada Pak Prabowo untuk menciptakan becak listrik. Harganya sangat terjangkau, hanya Rp 3.000 per pengisian, dan sangat efisien, mampu bersaing dengan layanan ojek online,” ungkapnya.

Nanik menyatakan bahwa kehadiran Becak Listrik ini dianggap sebagai inovasi transportasi pertama di dunia. Oleh karena itu, pihaknya berencana mengajukan regulasi baru kepada instansi terkait.

“Kami mengajukan permohonan kepada Kapolri agar tidak diperlukan SIM untuk menggunakan becak listrik, sehingga mempermudah tukang becak. Kelayakan kendaraan ini telah diuji coba selama 3 bulan dengan melibatkan ahli dari perguruan tinggi. Secara finansial, estimasinya berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 20 juta per unit,” tambahnya.

Sekretaris TKN Nusron Wahid menegaskan bahwa pembagian Becak Listrik merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Ini juga merupakan langkah konkret dalam merespons isu-isu pengentasan kemiskinan,” tambahnya.

Salah satu penerima becak listrik, Mudjito (74) dari Nambangan Kidul, Kota Madiun, mengucapkan terima kasih karena inovasi ini dianggap meringankan beban pekerjaannya sehari-hari.

“Dengan menggunakan becak listrik, saya tidak lagi merasa lelah. Saya mengayuh setiap hari dari pagi sampai sore, dan ini benar-benar mempermudah pekerjaan saya,” tutupnya. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Menilik Peluang Sejumlah Nama Kandidat Ketua DPRD Magetan dari PKB
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:19 WIB

Aston Madiun Hotel Pererat Sinergi dengan Media Lewat Pool Date Hawaiian Breeze 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:19 WIB

Maknai Idul Adha 2026, BRI BO Madiun Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 24 Sapi dan 26 Kambing Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:40 WIB

BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:43 WIB

Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:36 WIB

Perizinan Usaha PT JPC di Kota Madiun Disebut Belum Diperbarui

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:38 WIB

Sengketa Lahan Parkir, PT JPC Digugat Rp5 Miliar 

Berita Terbaru