MADIUN, NEUMEDIA.ID – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menyampaikan apresiasi dan kekagumannya terhadap perkembangan dan penataan Kota Madiun. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri perayaan Milad ke-10 PSI yang digelar di Pahlawan Business Center (PBC), Selasa malam (1/10/2024).
Kehadiran Kaesang, putra bungsu Presiden Joko Widodo, dalam acara yang juga bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, menarik perhatian ribuan warga Kota Madiun.
Dalam sambutannya, Kaesang memuji kebersihan dan penataan Kota Madiun yang dinilainya sangat baik. Ia juga terkesan dengan berbagai ikon wisata yang menjadi daya tarik tersendiri bagi kota tersebut.
“Saya senang sekali bisa datang ke Kota Madiun. Di sini saya bisa melihat berbagai landmark seperti replika Menara Eiffel, Ka’bah, dan masih banyak lagi tempat menarik lainnya,” ujarnya dengan antusias.
Lebih lanjut, Kaesang juga menyoroti pencapaian luar biasa yang diraih Kota Madiun di bawah kepemimpinan Wali Kota Maidi, terutama dalam lima tahun terakhir. Salah satunya adalah 361 penghargaan yang berhasil diraih selama masa jabatan Maidi.
“361 penghargaan dalam lima tahun—itu berarti hampir setiap minggu ada satu penghargaan. Prestasi yang luar biasa,” tambah Kaesang.
Meskipun memberikan pujian terhadap pencapaian Wali Kota Maidi, Kaesang menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud mempengaruhi pilihan politik masyarakat dalam Pilkada mendatang. Ia hanya mengimbau agar masyarakat menggunakan hak pilih mereka dengan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 27 November 2024.
“Saya tidak mengarahkan Anda untuk memilih beliau (Maidi), tetapi yang terpenting adalah Anda datang ke TPS dan gunakan hak suara,” jelasnya.
Tak hanya memberikan sambutan, Kaesang juga berinteraksi dengan warga yang hadir melalui dialog terbuka. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan hadiah berupa dua tiket umrah kepada peserta istighosah yang beruntung.
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPD PSI Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, Calon Wali Kota Madiun nomor urut 2, Maidi, serta sejumlah ulama dan kyai dari seluruh wilayah Kota Madiun. (*/ant/red)






