DPRD Kabupaten Madiun dan Pemkab Sepakati Perubahan KUA-PPAS, Bahas P-APBD 2024

- Editorial Team

Kamis, 8 Agustus 2024 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Madiun Tontro Pahlwanto (kiri) dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Slamet Rijadi menunjukkan bukti kesepakatan dalam sidang paripurna, Rabu (7/8/2024).

Pj. Bupati Madiun Tontro Pahlwanto (kiri) dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Slamet Rijadi menunjukkan bukti kesepakatan dalam sidang paripurna, Rabu (7/8/2024).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna pada Rabu (7/8/2024) di ruang sidang utama dengan dua agenda penting: Penyampaian Nota Keuangan Bupati Madiun tentang Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Madiun TA 2024 dan Penandatanganan Kesepakatan DPRD dan Bupati Madiun terhadap Perubahan KUA-PPAS APBD Kabupaten Madiun TA 2024.

Rapat tersebut dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Slamet Rijadi, dan dihadiri oleh pimpinan dan anggota dewan serta pejabat eksekutif, termasuk Pj Bupati Madiun, Tontro Pahlawanto. Hadir pula Forkopimda, Pj. Sekda Sodik Hery Purnomo, para asisten Sekda, staf ahli Bupati, direktur BUMN/BUMD, dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam pidato nota pengantar keuangannya, Pj. Bupati Madiun menyampaikan bahwa ada tujuh program dan kegiatan prioritas Kabupaten Madiun Tahun 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan latar belakang tersebut, Pj Bupati Madiun memaparkan struktur pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah dalam rancangan P-APBD TA 2024.

Penandatanganan kesepakatan antara DPRD Kabupaten Madiun dan Pemkab dalam sidang paripurna, Rabu (7/8/2024).

Pendapatan daerah pada P-APBD TA 2024 mengalami kenaikan sebesar Rp 43,2 miliar dari semula direncanakan Rp 2.078.781.199.730 menjadi Rp 2.122.011.978.088. Kenaikan ini dijelaskan secara rinci oleh Pj. Bupati Madiun.

Di sisi belanja daerah, terjadi kenaikan sebesar Rp 99,3 miliar dari sebelum perubahan sebesar Rp 2.227.958.771.752 menjadi Rp 2.327.280.415.606. Gambaran kenaikan belanja daerah ini juga dijelaskan secara rinci oleh Pj. Bupati Madiun.

Untuk pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan dianggarkan Rp 212.488.437.518 dari semula Rp 156.677.572.000,22, bertambah sebesar Rp 55.810.865.496.

Pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp 7.220.000.000 dari semula Rp 7.500.000.000 atau berkurang sebesar Rp 280.000.000.

“Dengan demikian, surplus pembiayaan netto yang diperoleh adalah Rp 205.268.437.518,” urainya.

Pj. Bupati Madiun menjelaskan bahwa anggaran pendapatan sebesar Rp 2.122.011.978.088 apabila dibandingkan dengan belanja sebesar Rp 2.327.280.415.606, terdapat kekurangan dana sebesar Rp 205.268.437.518.

“Kekurangan dana ini akan dicukupi dari surplus pembiayaan netto sebesar Rp 205.268.437.518, sehingga anggaran pada rancangan P-APBD TA 2024 menjadi berimbang,” ungkapnya. (adv)

Facebook Comments Box

Editor : ant

Berita Terkait

Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 
Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG
Truk Boks Hantam Bus Mogok di Madiun, Sopir Truk Tewas, Bus Terdorong Tabrak Rumah
Ngeri, Ular Cincin Emas Muncul di Bawah Kursi KA Kertanegara 
Perjalanan Lebih Lancar, Pemudik Apresiasi Rekayasa Lalu Lintas Satlantas Polres Madiun 

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

Peringati Hardiknas, Pemkab Madiun Perkuat Komitmen Pendidikan, Bidik Wajib Belajar 13 Tahun

Rabu, 29 April 2026 - 09:24 WIB

Sigit Budiarto Resmi Dilantik Jadi Sekda Madiun, Bupati Tekankan Percepatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

Selasa, 28 April 2026 - 23:18 WIB

Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Berita Terbaru