Dampak Besar ADD 20% di Kabupaten Madiun: Guru dan Ketua RT Rasakan Peningkatan Kesejahteraan

- Editorial Team

Jumat, 25 Oktober 2024 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru ngaji menjadi salah satu unsur masyarakat yang merasakan manfaat ADD 20% di Desa Simo.

Guru ngaji menjadi salah satu unsur masyarakat yang merasakan manfaat ADD 20% di Desa Simo.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Program Alokasi Dana Desa (ADD) 20% di Kabupaten Madiun dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi tenaga pendidik dan perangkat desa.

Hal ini disampaikan Rubiati, seorang guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Simo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Rubiati menjelaskan bahwa program ADD 20% yang telah berjalan lima tahun terakhir sangat bermanfaat bagi dirinya sebagai guru TK dan PAUD. Sejak program ini diterapkan, honor yang diterimanya meningkat, memberikan dorongan ekonomi yang signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau sebelumnya memang ada honor, tapi nominalnya tidak sebesar sekarang. Dengan adanya ADD 20%, honor yang kami terima lebih besar dibandingkan sebelum ada program ini,” ungkap Rubiati, Jumat (25/10/2024).

Ketua RT dan guru TK-PAUD Desa Simo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, ungkap manfaat yang dirasakan dari program ADD 20%.

Tidak hanya untuk honor, Rubiati menyebutkan bahwa sebagian ADD 20% juga digunakan untuk pengadaan peralatan makan bagi anak-anak didiknya.

“Di TK, ADD 20% juga dialokasikan untuk kesejahteraan anak-anak, misalnya untuk membeli peralatan makan,” tambahnya.

Hal serupa diungkapkan oleh Sri Haryanti, Ketua RT 02 di Desa Simo. Menurutnya, program ADD 20% memberikan tambahan pemasukan melalui honor RT, yang sangat membantu perekonomian keluarganya.

“Di Desa Simo, ada 28 RT, semuanya mendapat honor setiap tiga bulan sekali dari ADD ini. Selain itu, dana juga digunakan untuk kegiatan seperti bedah rumah, organisasi kemasyarakatan, dan kerja bakti yang dilakukan tiga kali dalam setahun,” jelas Sri.

Sri berharap agar program ADD 20% dapat terus berlanjut di masa kepemimpinan kepala daerah yang akan datang. “Program ini sangat membantu, dan kami berharap pemerintah ke depan tetap melanjutkannya,” tutupnya.

Program ADD 20% ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak di Desa Simo, karena dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor. (ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 
Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG
Truk Boks Hantam Bus Mogok di Madiun, Sopir Truk Tewas, Bus Terdorong Tabrak Rumah
Ngeri, Ular Cincin Emas Muncul di Bawah Kursi KA Kertanegara 
Perjalanan Lebih Lancar, Pemudik Apresiasi Rekayasa Lalu Lintas Satlantas Polres Madiun 

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

Peringati Hardiknas, Pemkab Madiun Perkuat Komitmen Pendidikan, Bidik Wajib Belajar 13 Tahun

Rabu, 29 April 2026 - 09:24 WIB

Sigit Budiarto Resmi Dilantik Jadi Sekda Madiun, Bupati Tekankan Percepatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

Selasa, 28 April 2026 - 23:18 WIB

Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Berita Terbaru