Polisi Lakukan Lidik Kasus Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Perjadin Kelurahan di Kota Madiun, Pelapor Sarankan Pemeriksaan Forensik SPJ

- Editorial Team

Sabtu, 17 Mei 2025 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto saat dikonfirmasi, Jumat (16/5/2025).

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto saat dikonfirmasi, Jumat (16/5/2025).

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Dugaan penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas (perjadin) di tingkat kelurahan dan kecamatan di Kota Madiun terus menjadi sorotan publik. Isu ini pertama kali mencuat dari pengakuan beberapa ketua RT di salah satu kelurahan di Kecamatan Kartoharjo yang merasa namanya dicatut dalam daftar hadir kegiatan resmi, padahal mereka mengaku tidak pernah menerima undangan maupun menghadiri acara tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dan hasil penelusuran lapangan, warga Kelurahan Manisrejo, Putut Kristiawan, resmi melaporkan dugaan tersebut ke Polres Madiun Kota. “Sebagai warga, saya menyampaikan informasi kepada aparat penegak hukum terkait dugaan penyalahgunaan jabatan dan manipulasi laporan pertanggungjawaban anggaran perjalanan dinas dalam kota,” ujar Putut, Jumat (16/5/2025).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Madiun Kota kini tengah melakukan penyelidikan. Sebagai bentuk dukungan terhadap proses hukum yang berjalan, Putut yang juga menjabat Koordinator Gerakan Rakyat Tangkap Koruptor (GERTAK), menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Madiun Kota pada Kamis (8/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksinya, Putut mendesak DPRD Kota Madiun untuk segera melakukan evaluasi dan klarifikasi atas penggunaan anggaran perjadin di seluruh kecamatan dan kelurahan. Ia juga telah bertemu langsung dengan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, untuk menyampaikan sejumlah masukan dalam penanganan perkara.

Salah satu saran yang disampaikan adalah pemeriksaan dokumen laporan pertanggungjawaban (SPJ) secara forensik untuk memastikan keabsahannya. “Ada indikasi tandatangan dipalsukan, penerimaan bantuan transportasi dobel, dan undangan kegiatan yang baru dibuat setelah laporan muncul. Bahkan sebelumnya hanya berbentuk pesan singkat via WhatsApp,” jelas Putut.

Ia juga menekankan pentingnya mengedepankan hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), bukan hanya mengandalkan laporan dari Inspektorat Kota Madiun yang dinilainya sebagai pengawas internal pemerintah. “Agar objektif, sebaiknya hasil audit berasal dari BPK,” tambahnya.

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto merespons positif masukan tersebut dan menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung. Bahkan, gelar perkara rencananya akan digelar di Polda Jatim karena masuk dalam kategori dugaan tindak pidana korupsi.

“Pak Putut sudah kami terangkan perkembangan penanganan kasusnya. Saat ini semuanya masih dalam jalur penyelidikan, belum masuk ke tahap pemanggilan. Kami masih mengumpulkan dokumen dan keterangan untuk menguatkan alat bukti,” terang AKBP Wiwin Junianto saat dikonfirmasi, Jumat (16/5/2025).

Diketahui, dugaan penyimpangan anggaran perjadin ini telah mencuat sejak Februari 2025. DPRD Kota Madiun sempat menggelar rapat dengar pendapat (RDP), namun tidak membuahkan hasil karena ketidakhadiran sejumlah lurah dan camat yang diminta hadir untuk klarifikasi.

Menanggapi kondisi tersebut, GERTAK mendorong agar DPRD segera menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap para lurah dan camat, serta terus mengawal jalannya proses hukum agar kasus ini dapat diusut secara tuntas dan transparan. (*/ant/red)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi, DPRD Kota Madiun Kawal RAPBD 2027
Walikota Sampaikan Nota Keuangan APBD 2027, DPRD Kota Madiun Siap Kawal Anggaran Demi Masyarakat
Hilang Lebih Sebulan, Ibu dan Anak 4 Tahun Diduga Dibunuh Suami Siri di Kota Madiun, Terduga Pelaku Ditangkap
Ingatkan Bahaya Penipuan dengan Iming-iming Kelulusan, Daop 7 Madiun Tegaskan Rekrutmen Pegawai KAI Gratis 
Dua Tahun Kinerja, DPRD Kota Madiun Gowes Bareng Pemkot, Perkuat Sinergi untuk Rakyat
Menhaj Buka Manasik Haji Nasional di Madiun, Jemaah Diminta Mulai Latihan Jalan Kaki
Menteri Irfan Yusuf Buka Expo UMKM Haji-Umrah di Madiun, 300 Pelaku Usaha Bidik Pasar Ekonomi Jemaah
Empat Raperda Digodok DPRD Kota Madiun, Santunan Kematian Diusulkan Naik

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:30 WIB

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 

Senin, 2 November 2026 - 10:48 WIB

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terbaru