KAI Daop 7 Madiun “Pensiunkan” Bantalan Kayu, Ganti dengan Teknologi Sintetis Canggih

- Editorial Team

Senin, 13 Oktober 2025 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus berinovasi mendukung pelestarian lingkungan dengan mengganti bantalan kayu pada rel kereta api menjadi bantalan sintetis. Langkah ini dinilai tak hanya ramah lingkungan, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api.

“Penggantian bantalan kayu dengan bantalan sintetis baru-baru ini dilakukan pada Jembatan 311 Km 125+400 – 125+500 jalur hilir antara Stasiun Bagor–Saradan. Ini merupakan upaya KAI untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, di Madiun, Senin (13/10/2025).

Hingga saat ini, KAI Daop 7 Madiun telah memasang 542 batang bantalan sintetis dari total 1.707 batang yang ditargetkan terpasang sepanjang tahun 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Zainul, bantalan sintetis memberikan banyak manfaat, mulai dari daya tahan tinggi, biaya perawatan lebih rendah, hingga usia pakai yang bisa mencapai lebih dari 50 tahun. Selain itu, material ini mampu meredam kebisingan sehingga perjalanan kereta terasa lebih nyaman bagi penumpang.

“Bantalan sintetis juga tahan terhadap bahan kimia seperti oli dan solar, serta dapat didaur ulang. Penggunaannya menjadi salah satu bentuk komitmen KAI dalam menjaga lingkungan,” tambahnya.

Teknologi bantalan sintetis pertama kali dikembangkan di Jepang pada tahun 1980 dan kini mulai diadopsi di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Sebelumnya, KAI masih menggunakan bantalan kayu di jembatan rangka baja untuk meredam getaran dan suara. Namun, seiring perkembangan teknologi, bantalan kayu tersebut secara bertahap akan diganti dengan bahan sintetis.

Di wilayah Daop 7 Madiun, terdapat tiga jenis bantalan rel yang digunakan: beton, besi, dan kayu. Bantalan beton digunakan di jalur utama, bantalan besi di jalur simpan, sementara bantalan kayu masih dipakai di jembatan dan wesel.

Bantalan rel sendiri memiliki peran penting dalam keselamatan perjalanan kereta api — menjaga kestabilan lebar rel, meredam getaran, serta mendistribusikan beban agar rel tidak mudah rusak.

Dengan langkah inovatif ini, KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya dalam menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi lingkungan. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan
KAI Daop 7 Madiun Gandeng Taruna PPI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang
115 Kali Sosialisasi Digelar, KAI Daop 7 Madiun Klaim Tekan Risiko Kecelakaan Perlintasan
Libur Nataru, Lebih dari 280 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api di Wilayah Daop 7 Madiun 
Ada Nyata di Setiap Langkah: Cerita Jaringan Andal Indosat Menopang Nataru
Sambut Nataru, KAI Daop 7 Madiun Percantik Stasiun dengan Ornamen Tematik dan Pojok Baca
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin
Wakil Dirut KAI Cek Kesiapan Daop 7 Madiun Jelang Puncak Angkutan Nataru 

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:40 WIB

Syukuri 12 Tahun Perjalanan, Aston Madiun Berbagi Sembako dan Santuni Panti Asuhan Lewat CSR “Gempita Rahayu”

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:56 WIB

Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Kapolres Madiun Kota Imbau Perempuan Waspada Kenalan di Aplikasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:19 WIB

Maknai Idul Adha 2026, BRI BO Madiun Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 24 Sapi dan 26 Kambing Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:40 WIB

BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:43 WIB

Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:36 WIB

Perizinan Usaha PT JPC di Kota Madiun Disebut Belum Diperbarui

Berita Terbaru