KAI Daop 7 Madiun dan DJKA Gelar Inspeksi Keselamatan Jelang Angkutan Nataru 2025/2026

- Editorial Team

Jumat, 14 November 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Menjelang masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan bersama PT KAI Daop 7 Madiun melakukan inspeksi keselamatan dan pelayanan (ramp check) di sejumlah stasiun dan rangkaian kereta api. Pemeriksaan berlangsung pada 10–14 November 2025 dan melibatkan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, mengatakan pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh standar pelayanan minimum (SPM) sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 48 Tahun 2015. “Ramp check dilakukan untuk memantau kesiapan KAI Daop 7 Madiun dalam menyambut masa angkutan Nataru 2025/2026, termasuk pengecekan penerapan SPM di stasiun dan kereta api,” jelas Zainul, Jumat (14/11/2025).

Tim DJKA bersama KAI memeriksa fasilitas keselamatan, kesehatan, keamanan, dan layanan penumpang di 11 stasiun di wilayah Daop 7. Stasiun tersebut meliputi Blitar, Ngunut, Tulungagung, Kediri, Papar, Kertosono, Jombang, Nganjuk, Magetan, Madiun, dan Ngawi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk armada kereta, inspeksi dilakukan pada KA Singasari, KA Bangunkarta, KA Brantas, KA Darmawangsa, serta kereta-kereta lain yang melintas di lintas Daop 7.

Di stasiun, tim memeriksa kelengkapan fasilitas keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi, titik kumpul, dan nomor darurat. Fasilitas kesehatan seperti P3K, tandu, kursi roda, lampu penerangan, serta pos kesehatan juga menjadi perhatian. “Fasilitas keamanan seperti CCTV, petugas keamanan, serta layanan penumpang termasuk loket tiket, ruang tunggu, toilet, ruang boarding, dan musala turut diperiksa,” kata Zainul.

Tak hanya itu, kelengkapan informasi publik seperti jadwal kereta, peta jaringan, denah stasiun, informasi ketersediaan tempat duduk, hingga informasi keberangkatan turut menjadi objek pemeriksaan.

Sementara pada rangkaian kereta, pemeriksaan meliputi APAR, rem darurat, jalur evakuasi, alat pemecah kaca, CCTV, fasilitas P3K, nomor kontak kondektur, lampu penerangan, kebersihan toilet, pengatur suhu, fasilitas difabel, hingga informasi relasi perjalanan.

Zainul menyebut hasil pemeriksaan DJKA menunjukkan fasilitas di wilayah Daop 7 secara umum telah memenuhi syarat sesuai PM 48/2015. “Ini menjadi motivasi bagi KAI Daop 7 untuk terus menjaga dan meningkatkan kinerja di seluruh aspek pelayanan,” ujarnya.

KAI berharap seluruh fasilitas keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan keamanan dalam kondisi optimal saat masa puncak perjalanan Nataru. “Dengan fasilitas yang baik, masyarakat dapat bepergian dengan lebih aman dan nyaman. KAI berkomitmen memberikan layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu,” pungkas Zainul. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan
KAI Daop 7 Madiun Gandeng Taruna PPI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang
115 Kali Sosialisasi Digelar, KAI Daop 7 Madiun Klaim Tekan Risiko Kecelakaan Perlintasan
Libur Nataru, Lebih dari 280 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api di Wilayah Daop 7 Madiun 
Ada Nyata di Setiap Langkah: Cerita Jaringan Andal Indosat Menopang Nataru
Sambut Nataru, KAI Daop 7 Madiun Percantik Stasiun dengan Ornamen Tematik dan Pojok Baca
Tiga Taruna SMAN 3 Taruna Angkasa Ikuti Studi ke Jepang, Kunjungi Universitas di Tokyo hingga Pelajari Budaya Disiplin

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru