INKA Group Kembali Ekspor Gerbong Barang ke Selandia Baru, Kali Ini Tanpa Bogie

- Editorial Team

Rabu, 31 Januari 2024 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemberangkatan gerbong barang dari Kantor PT INKA ke Selandia Baru, Kamis (31/1/2024). Foto: PT INKA

Pemberangkatan gerbong barang dari Kantor PT INKA ke Selandia Baru, Kamis (31/1/2024). Foto: PT INKA

MADIUN, NEUMEDIA.ID – INKA Group yang terdiri dari PT INKA (Persero) dan PT IMS, anak perusahaannya kembali mengekspor gerbong barang ke Selandia Baru.

Pada tahap pertama dalam proyek kali ini, sebanyak 60 gerbong bertipe container flat top (CFT) wagon 50 Ft pesanan UGL Rail Services Pty Ltd dikirim dari Kantor PT INKA di Kota Madiun, Jawa Timur, Rabu, 31 Januari 2024.

Direktur Operasi PT INKA I Gede Agus Prayatna mengatakan bahwa jumlah yang dikirim pada tahap pertama ini sebanyak 60 CFT. Jumlah itu dari total pesanan sebanyak 450 gerbong berupa underframe tanpa instalasi komponen bogie dan coupler yang akan diselesaikan hingga November 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada dua tipe yang dikirim ke Selandia Baru, yaitu ukuran 40 Ft dan 50 Ft yang didesain oleh UGL di Newcaslte Australia dengan berat kosong sekitar 15,2 hingga 17,1 ton dengan maksimum daya angkut 62,9 ton,” katanya.

Menurutnya, Selandia Baru merupakan salah satu pangsa pasar INKA Group di luar negeri. Sebelumnya, sebanyak 262 unit gerbong barang juga telah dikirim ke negara tersebut Agustus 2023.

I Gede menegaskan, kerja sama berkelanjutan ini membuktikan bahwa INKA Grup mampu bersaing di kancah internasional dalam bidang perkeretaapian.

Direktur Utama PT IMS Ketut Astika menyatakan bahwa dengan berlangsungnya ekspor kedua ke Selandia Baru, maka pemerintah di sana hanya memesan gerbong barang tanpa bogie dan coupler. Adapun pemasangannya akan dilakukan di negara tujuan.

“Pemerintah di sana juga membutuhkan adanya lokal konten, yang nanti untuk memudahkan dalam perawatan,” ujar Ketut. (ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 
Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG
Truk Boks Hantam Bus Mogok di Madiun, Sopir Truk Tewas, Bus Terdorong Tabrak Rumah
Ngeri, Ular Cincin Emas Muncul di Bawah Kursi KA Kertanegara 
Perjalanan Lebih Lancar, Pemudik Apresiasi Rekayasa Lalu Lintas Satlantas Polres Madiun 

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:17 WIB

Dugaan Tahan Ijazah Disorot, DPRD Madiun Panggil Perusahaan 

Selasa, 28 April 2026 - 23:18 WIB

Guyub Rukun Kampung Pesilat, Fondasi Kuat Membangun Kabupaten Madiun

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Di Tengah Ancaman Kekeringan, Pemkab Madiun Gencarkan Gerakan Percepatan Tanam

Rabu, 22 April 2026 - 14:21 WIB

Eks Karyawan Mengadu, Ijazah Tak Kunjung Kembali; Perusahaan Sebut Hanya “Komitmen” Kerja

Rabu, 22 April 2026 - 13:46 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah Disorot, Pemkab Madiun Siapkan Sanksi Tegas untuk Perusahaan

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Ketua SBMR : Jika Terbukti Tahan Ijazah Eks Karyawan, CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jerat Pidana

Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB

Perusahaan di Madiun Diduga Tahan Ijazah Puluhan Eks Karyawan 

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Hilirisasi Melon Digenjot, Pemkab Madiun Bidik Nilai Tambah dan Peluang Usaha Baru

Berita Terbaru