Tanah Retak Ancam 16 Rumah di Ponorogo

- Editorial Team

Jumat, 12 Januari 2024 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tanah retak. Foto: Pixabay.com

Ilustrasi tanah retak. Foto: Pixabay.com

NEUMEDIA.ID, PONOROGO – Warga Dusun Gondangsari Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur dihantui bencana tanah longsor saat musim hujan. Tanah retak yang muncul pada tahun 2021 kian menganga.

Kini, tanah retak itu memiliki kedalaman sekitar 1 meter dan panjang mencapai 70 meter. Permukiman warga di lereng Gunung Gede yang tak jauh dari titik keretakan terancam amblas.

Dengan kondisi itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada Kepala Desa Banaran. Surat itu menginstruksikan agar warga meningkatkan kewaspadaan. Apalagi, keretakan tanah semakin bertambah dalam sepekan terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Retakan tanah yang muncul itu berpotensi mengancam puluhan warga Dusun Gunungsari yang menempati 16 rumah. Rinciannya, enam rumah yang berlokasi di atas dan sepuluh rumah yang ada di bawah.

Belum lagi, di wilayah Desa Banaran pernah terjadi bencana tanah longsor dahsyat pada tahun 2017. Sejumlah warga tertimbun material longsor dan ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

“Karena itu, dalam surat edaran disampaikan apabila hujan turun lebih dari dua jam warga dihimbau untuk mencari tempat berlindung yang aman. Retakan yang semakin lebar dan amblesnya semakin dalam saat ini agar diwaspadai bersama” kata Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Masun kepada wartawan.

Selain mengeluarkan surat imbauan, BPBD juga telah melakukan pemetaan di lokasi tanah retak di Dusun Gondangsari pada Selasa (9/1/2024). Hanya saja, hasil pemetaan belum bisa dijadikan dasar ilmiah untuk mengambil kebijakan atau membuat rekomendasi.

“Yang berhak mengeluarkan rekomendasi adalah PVMBG, BPBD akan meminta bantuan mereka untuk melakukan asesmen di Banaran” ujar Masun.

Sementara itu akibat munculnya retakan tersebut material longsor di RT 02, RW 01 Dukuh Gondangsari yang menutup akses jalan antardukuh pada Minggu (7/1/2024). Hingga kini, material longsor belum dievakuasi lantaran dikhawatirkan memicu amblasnya tebing di tepi jalan.

“Perlu kita kaji dulu apa yang perlu dilakukan dan menunggu saat yang tepat untuk melakukan evakuasi material longsor” ucapnya. (*/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru