Sempat Terhambat Dampak Anjloknya Lokomotif, Jalur Kereta di Sidoarjo Mulai Normal

- Editorial Team

Selasa, 16 Januari 2024 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kereta api sedang melintas dengan kecepatan terbatas jalur yang sebelumnya menjadi lokasi anjloknya lokomotif kereta Pandulangan di Stasiun Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur. Foto: PT KAI (Persero)

Kereta api sedang melintas dengan kecepatan terbatas jalur yang sebelumnya menjadi lokasi anjloknya lokomotif kereta Pandulangan di Stasiun Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur. Foto: PT KAI (Persero)

JAKARTA, NEUMEDIA.ID – Anjloknya lokomotif kereta Pandulangan relasi Gambir – Surabaya – Jember di Stasiun Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur pada Minggu (14/1/2024) dipastikan tidak mengakibatkan korban luka.

Kepastian itu disampaikan oleh Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) Joni Martinus.

Menurutnya, seluruh penumpang maupun kru kereta api tersebut dalam kondisi selamat. Hanya saja, perjalanan sejumlah kereta api sempat terhambat saat proses evakuasi berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses evakuasi itu telah selesai dilakukan pada Senin (15/1/2024) dini hari. Saat itu, kereta yang kali pertama melintasi jalur tersebut adalah kereta Blambangan Ekspres relasi Ketapang – Semarang Tawang Bank Jateng pada pukul 03.11 WIB.

Untuk sementara waktu di lokasi tersebut kecepatan dibatasi maksimal 20 kilometer per jam. PT KAI akan terus melakukan upaya normalisasi jalur KA di emplasemen Stasiun Tanggulangin sehingga dapat kembali dilalui dengan kecepatan normal.

Joni menyebutkan, pada saat terjadi anjlokan kemarin, KAI bertindak cepat dengan meneruskan perjalanan penumpang ke stasiun tujuan dengan moda transportasi lanjutan lainnya

“Para penumpang yang terdampak telah dilakukan proses peralihan transportasi dengan menggunakan bus yang disediakan di Stasiun Bangil dan Sidoarjo,” ungkap Joni dalam keterangan resminya yang dikutip Neumedia.id, Selasa (16/1/2024).

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Kuswardojo mengatakan terdapat lima kereta yang mengalami keterlambatan perjalanan dari Madiun menuju Jember atau sebaliknya. Hal ini sebagai dampak berlangsungnya proses evakuasi untuk mengangkat bagian kereta yang anjok.

Adapun kereta api yang harus memutar dalam operasinya adalah Ranggajati relasi Jember – Cirebon, Logawa relasi Jember – Purwokerto, Sritanjung relasi Jember – Lempuyangan, Sritanjung relasi Lempuyangan – Jember, dan Logawa relasi Purwokerto – Jember. (*/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 
ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’
BRI Madiun Perkuat Transaksi Digital, Merchant Toko Bangunan Catat Omzet EDC Rp5 Miliar
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif
AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga
Dari Modal Rp10 Juta hingga Omzet Kian Melaju, Kisah Eko Maeran Bangkit Bersama KUR BRI
BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang
BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:30 WIB

Mutasi Besar-besaran di Pemkab Madiun, Ratusan Pejabat Digeser 

Senin, 2 November 2026 - 10:48 WIB

Resmi Jadi Perseroda, Bank Madiun Perkuat Tata Kelola dan Siapkan Transformasi Digital 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Gus Halim Lantik Pengurus PKB Madiun, Purnomo Hadi Ingatkan Kader Jangan Hanya Berburu Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

200 Juta Bibit Tanaman Disiapkan untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ramp Check di Terminal Purboyo, Polisi Temukan APAR Bus Perlu Diperbarui

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Temuan Rokok Ilegal Bakal Dilaporkan Real-Time, Operasional SIROLEG Disiapkan pada 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Madiun Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Sasar Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Reses Yuyun Andri Purwitosari, Warga Usul PJU, Bantuan Peternakan hingga Atasi Hama Tikus

Berita Terbaru