Diduga Hipotermia, Pendaki yang Meninggal di Gunung Lawu Sudah Dievakuasi

- Editorial Team

Minggu, 23 Juli 2023 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tim gabungan mengevakuasi jenazah seorang pendaki yang meninggal di jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur, Minggu siang, 23 Juli 2023.Foto: KPH Lawu DS

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID, MAGETAN – Tim gabungan dari sejumlah institusi dan
relawan berhasil mengevakuasi jenazah seorang pendaki yang meninggal di Pos 3
jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur,
Minggu siang, 23 Juli 2023.  


“Sudah dibawa turun dan langsung dipulangkan
ke rumah duka atas permintaan keluarga,” kata Kepala Resor Pemangkuan Hutan
(KRPH) Sarangan, Magetan, Supriyanto dikonfirmasi Neumedia.id.

Permintaan itu atas dasar hasil
pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Magetan. Pada jenazah korban, yakni
Lasmianto, 49 tahun, warga Desa Mantren, Kecamatan Karangrejo, Magetan tidak
ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Juga tidak ada indikasi jatuh,”
ujar dia.

Supriyanto melanjutkan, penyebab kematian korban diduga karena
mengalami hipotermia atau suhu tubuh turun di bawah suhu normal. Belum lagi
dipicu kemungkinan riwayat penyakit yang diderita korban sebelumnya.

Diberitakan sebelumnya, Lasmianto
merupakan bagian dari rombongan pendaki yang berjumlah 29 orang. Mereka mulai
melakukan pendakian sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu kemarin, 22 Juli 2023. Dalam
perjalanan menuju puncak, rombongan itu memutuskan untuk beristirahat di Pos 3.

Lantas, sekitar pukul 06.00 tadi,
Lasmianto diketahui sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh kaku. Sebagian
anggota rombongan akhirnya turun ke Pos I Cemoro Sewu untuk menginformasikan
kematian korban.

Petugas dari Perum Perhutani,
relawan, BPBD, PMI, TNI/Polri akhirnya menuju Pos I Cemoro Sewu. Mereka
berkoordinasi. Tak berselang lama langsung bergerak menuju Pos 3 untuk
melakukan evakuasi.

Kepala Sub Seksi Agroforestry dan
Wisata Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Dan Sekitarnya (DS), Datin Waluyani
mengimbau agar para pendaki memenuhi perlengkapan sebelum naik gunung. Ini
seperti baju hangat, tenda, sleeping bag,
dan obat-obatan.

Tak terkecuali para pendaki yang
memiliki tujuan melakukan ritual di Gunung Lawu saat bulan Muharam atau Suro.
Pada momentum itu, gunung yang berbatasan dengan Kabupaten Magetan, Kabupaten
Ngawi (Jawa Timur), Karanganyar (JawaTengah) ini banyak dikunjungi warga untuk lelaku.(ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo, Investasi untuk Generasi Sehat
Didampingi 11 Parpol Koalisi, Maidi-Panuntun Resmi Daftar ke KPU Kota Madiun
Silpa Hingga Rp172 Miliar, Begini Respon FGNS dan FKB DPRD Kabupaten Madiun
Tuban Diguncang Gempa 6.0 M
Bus New Shantika Terjun Bebas dari Jalan Tol di Pemalang Masuk Kejadian Berkategori Berat
Kecelakaan Kereta Api Terus Berulang, Menhub Tegaskan Aspek Keselamatan Paling Utama
Bus New Shantika Terjun Bebas dari Jalan Tol di Pemalang, Dua Meninggal di Lokasi Kejadian
Cegah Korban Saat Cuaca Ekstrem, Perhutani Tutup Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan, DPRD Madiun: Ketahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi Perlu Terus Dijaga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Berantas Rokok Ilegal, Petugas Gabungan Sisir Toko hingga Warung di Sirapan dan Dimong

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Raih Penghargaan atas Sinergi Optimalisasi Pajak Daerah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Golkar Siapkan Hari Wuryanto Dua Periode dan Bidik Kursi Ketua DPRD Kabupaten Madiun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Dari Penggemukan Sapi hingga Layanan Publik, BUMDes Sumber Mulya Sumberbendo jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:29 WIB

AYV Masuk Dugaan Sindikat Buzzer Hoaks, Siroojul Kahfi: Sudah Dua Tahun Bukan Karyawan Kami

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:41 WIB

76 Pelajar Pilihan Kabupaten Madiun Mulai Digembleng, 15 Hari Disiapkan untuk Kibarkan Merah Putih

Berita Terbaru