MADIUN, NEUMEDIA.ID – Suasana pagi di SDN Krokeh, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, terasa berbeda. Lantunan sholawat yang diputar melalui pengeras suara terdengar sejak siswa mulai berdatangan ke sekolah. Setelah bel masuk berbunyi, seluruh siswa berkumpul di halaman untuk mengikuti kegiatan pembiasaan sholawat bersama.
Dengan didampingi guru dan tenaga kependidikan, para siswa berbaris rapi sembari melantunkan sholawat. Kegiatan rutin yang digelar setiap pagi ini menjadi salah satu upaya sekolah menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun kesiapan mental siswa sebelum memulai proses belajar di kelas.
Kepala SDN Krokeh, Sri Kustini, S.Pd, menjelaskan bahwa pembiasaan sholawat pagi merupakan bagian dari strategi sekolah dalam membentuk karakter peserta didik secara menyeluruh.
“Bersholawat adalah bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus sarana melatih ketenangan hati dan kedisiplinan anak-anak,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui teori di dalam kelas. Nilai-nilai tersebut harus dibangun melalui kebiasaan nyata yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Dengan memulai hari melalui sholawat, diharapkan para siswa memiliki suasana batin yang lebih tenang sehingga lebih siap mengikuti kegiatan pembelajaran. Kebiasaan tersebut juga diharapkan membentuk sikap positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan sholawat dipimpin secara bergiliran oleh guru maupun siswa. Metode ini sekaligus menjadi sarana bagi peserta didik untuk belajar tampil percaya diri, bertanggung jawab, dan berani memimpin di depan teman-temannya.
Setelah pembacaan sholawat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan pembacaan Asmaul Husna. Selanjutnya, para siswa memasuki kelas masing-masing dengan tertib untuk memulai pelajaran.
Guru Pendidikan Agama Islam SDN Krokeh, Putri Findah Aidamas, S.Pd.I, menambahkan bahwa pembiasaan sholawat terbukti membawa dampak positif terhadap sikap dan perilaku siswa.
“Anak-anak menjadi lebih tenang, lebih sopan dalam berbicara, serta lebih menghargai guru dan teman. Bahkan siswa yang sebelumnya kurang percaya diri kini mulai berani memimpin sholawat di depan teman-temannya,” ungkapnya.
Dampak positif tersebut juga dirasakan langsung oleh para siswa. Salah satu siswa kelas V, Riva Jezilya, mengaku senang mengikuti kegiatan sholawat bersama setiap pagi.
“Saya jadi hafal banyak sholawat. Kalau bersholawat bersama teman-teman dan guru rasanya lebih tenang dan semangat belajar. Sekolah jadi terasa lebih menyenangkan,” tuturnya.
Melalui kegiatan pembiasaan sholawat pagi ini, SDN Krokeh berupaya menanamkan berbagai nilai karakter penting kepada siswa, seperti religius, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, gotong royong, toleransi, serta sikap saling menghormati. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan emosional antara guru dan siswa sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan. (*/ant/red)






