Turunkan Banner Dukungan Bagi Maidi, Eko Hadi Cs Dipecat dari Kepengurusan Bintang Prabowo 08

- Editorial Team

Minggu, 23 Juni 2024 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan Petir menurunkan alat peraga dukungan kepada Bacawali Madiun Madiun, Rabu (19/6/2024). Foto: Neumedia.id/Bormanto

Relawan Petir menurunkan alat peraga dukungan kepada Bacawali Madiun Madiun, Rabu (19/6/2024). Foto: Neumedia.id/Bormanto

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Aksi penurunan banner dukungan bagi Maidi, mantan Wali Kota Madiun yang mencalonkan kembali di pilwalkot membawa dampak serius.

Pihak yang menurunkan banner pada Kamis (20/6/2024), yakni Eko Hadi Susilo dan rekan-rekannya diberhentikan dari kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Prabowo 08.

Baca Juga: Kecewa, Relawan Petir Turunkan Banner Dukungan Kepada Maidi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, dalam aksi mencopot banner dukungan tersebut, mereka mengatasnamakan sebagai Relawan Tangguh Pejuang Indonesia Raya (Petir).

Koordinator Wilayah (Korwil) Bintang Prabowo 08 Jawa Timur Djoko Santoso,mengumumkan keputusan ini setelah acara Deklarasi Srikandi Bintang Prabowo 08 di Pondok Abi Bahrun Madinatul Jannah, Jalan Merpati, Kota Madiun, Sabtu (22/6/2024).

“Menurut saya, media menyebut ‘Petir’, bukan Bintang Prabowo 08. Setelah berita itu naik, Korwil, DPP, dan Ketum memberhentikan Pak Eko dan rekan-rekannya,” jelas Djoko.

Baca Juga: Didukung Srikandi Bintang Prabowo 08, Maidi Janji Akan Layani dengan Tulus

Setelah pemberhentian ini, semua aktivitas Eko dan timnya berada di luar Bintang Prabowo 08. Pemberhentian Eko Hadi Susilo sebagai Ketua DPD Bintang Prabowo 08 Jawa Timur berlaku sejak dua hari setelah penurunan banner tersebut, Sabtu (22/6/2024).

“Pemberhentian Pak Eko berlaku dua hari setelah insiden banner dan setelah Ketum kami, Pak Beni mendapat informasi terkait,” tambah Djoko.

Selain insiden banner, alasan lain pemberhentian Eko cs karena beredarnya proposal permintaan anggaran kepada Maidi tanpa sepengetahuan Korwil dan DPP Bintang Prabowo 08. Informasi ini baru diketahui sehari sebelum deklarasi Srikandi Bintang Prabowo 08.

“Kami mendapat informasi soal proposal permintaan anggaran tanpa izin Korwil dan DPP. Saya melihat proposal tersebut menggunakan kop surat Bintang Prabowo dan sudah melaporkannya kepada Ketum yang kemudian memerintahkan pemberhentian Pak Eko dan rekan-rekannya,” jelas Djoko.

Ketua Umum Bintang Prabowo 08 Dirk Beni Lumenta menyatakan bahwa tindakan Eko Hadi Susilo adalah ilegal. Sebab, tanpa ada koordinasi dengan pusat dan terdapat indikasi permintaan dana.

“Tindakan ini personal dan ilegal karena tidak ada koordinasi dengan pusat, apalagi ada indikasi permintaan uang,” tegas Dirk Beni melalui sambungan telepon.

Ia menambahkan, tindakan Eko dan timnya akan mendapat sanksi dari DPP Bintang Prabowo 08 setelah dilakukan penelaahan masalah lebih lanjut. DPP memiliki mekanisme tersendiri untuk penyelesaian masalah.

“Punishment dari DPP akan diberikan setelah penelaahan masalah. Mekanisme penyelesaian masalah di DPP harus dijalankan,” tegas Beni.

Karena tindakan di luar kebijakan organisasi, posisi Eko sebagai ketua DPD dibekukan sementara dan dikembalikan sebagai anggota biasa sembari menunggu keputusan akhir DPP.

“Tindakan Pak Eko di luar kebijakan organisasi, maka jabatannya dikembalikan sebagai anggota biasa. Posisi ketua DPD untuk sementara dibekukan, terutama karena mencampuradukan dengan organisasi lain, Petir,” jelasnya.

“DPP memberi kewenangan kepada Pak Djoko untuk mengambil tindakan sementara. Pemecatan final akan dilakukan pusat,” lanjut Beni. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Editor : Nofika D. Nugroho

Berita Terkait

Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Menilik Peluang Sejumlah Nama Kandidat Ketua DPRD Magetan dari PKB
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:01 WIB

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:05 WIB

Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:07 WIB

Khitan Massal Gratis Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target Hari Jadi ke 458 Kabupaten Madiun

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:49 WIB

Warga Merasa Terbantu, Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun di RSUD Dolopo Disambut Antusias

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:48 WIB

Bupati Hari Wuryanto Raih Penghargaan Bergengsi, Kabupaten Madiun Ditegaskan Jadi Role Model Perhutanan Sosial Jawa Timur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:30 WIB

PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:08 WIB

Tak Terkalahkan di Fase Grup, Sparta Pena FC Melenggang ke Perempat Final Kapolres Madiun Cup 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:19 WIB

Bahana Bersahaja di Bangunsari, Pemkab Madiun Bedah Tiga Rumah Tidak Layak Huni

Berita Terbaru