Polisi Buru Pemuda yang Diduga Habisi Nyawa Tetangganya di Ponorogo

- Editorial Team

Selasa, 2 Januari 2024 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aparat Satreskrim Polres Ponorogo, Jawa Timur sedang melakukan rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di Dukuh Krajan, Desa/Kecamatan Pulung, Ponorogo, Senin (1/1/2024). Foto: ist    

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID, PONOROGO – Aparat
Satreskrim Polres Ponorogo, Jawa Timur sedang memburu Ahmad Prasetio alias
Sipras warga Dukuh Krajan, Desa/Kecamatan Pulung, Ponorogo. Pemuda berusia 22
tahun itu diduga melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan seorang
tetangganya, yakni Ahmad Suyoto alias Tatit (53) meregang nyawa, Senin
(1/1/2024) dini hari.

 

Usai menghabisi nyawa korban, terduga
pelaku diketahui melarikan diri ke hutan. Sementara, jenazah Tatit telah
dievakuasi dan dibawa ke RSUD Dr Harjono Ponorogo untuk dilakukan visum et
repertum
. Hasilnya diketahui sejumlah luka ditemukan di sekujur tubuh
korban yang diduga akibat benturan benda tumpul, yakni ompak atau dudukan tiang
bendera.

 

Berdasarkan keterangan dari pihak
kepolisian, belum diketahui secara pasti penyebab dari pembunuhan tersebut. Namun,
dari informasi yang berkembang Sipras nekat menghabisi nyawa Tatit lantaran
permasalahan batas tanah.

 

Kedua pria yang masih memiliki
hubungan keluarga itu sempat terlibat cek-cok. Karyono, salah satu tetangga
korban sempat mendengar suara teriakan Sipras. Mendengar suara itu, saksi yang
sebelumnya berada di dalam rumah akhirnya keluar.

 

“Awalnya, saya mendengar ada orang
berteriak ora trima-ora trima. Kemudian saya keluar rumah,” ucapnya.

 

Di luar rumah, Karyono melihat Sipras berjalan
dengan memanggul ompak dan kemudian melemparnya. Karena penasaran, ia mendekat guna
memastikan kejadian yang senyatanya. Ternyata, pihak yang dilempar ompak adalah
Tatit.

 

Menghadapi kondisi tersebut, saksi mendatangi
dan berusaha menenangkan pelaku. Namun, ia justru diteriaki oleh Sipras. “Siapa
kamu?” tanya pelaku dengan nada tinggi dalam bahasa Jawa seperti ditirukan
Karyono.

 

“Aku Mbah Bayan,” jawab Karyono.

 

Ora Bayan bayanan,” sahut Sipras yang masih
ditirukan oleh Karyono.

 

Mendengar jawaban tersebut Karyono
menghubungi tokoh masyarat. Hingga akhirnya, mereka melaporkan kejadian tersebut
ke petugas Polsek Pulung.

 

Mendapatkan informasi itu, aparat
langsung mendatangi dan melakukan penyelidikan. Salah satunya melakukan olah
tempat kejadian perkara.

 

Kapolsek Pulung AKP Mujiono mengatakan
bahwa sejumlah barang bukti telah diamankan. Barang bukti itu adalah peci warna
biru, sandal jepit, tutup wajah/sebo, kayu balok dengan panjang 89 sentimeter
yang terdapat darah. 

Selain itu, beton cor/ompak untuk tiang bendera, darah,
dan pakain korban. (*/ofi)

 

 

Artikel Kolaborasi neumedia.id dan
kanalindonesia.com

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Kapolres Madiun Kota Imbau Perempuan Waspada Kenalan di Aplikasi
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:05 WIB

Pasca Dugaan Keracunan MBG di SDN 02 Kanigoro, Komisi I DPRD Kota Madiun Lakukan Sidak 

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Absen Bertahun-tahun, Pemkot Kembali Gelar Tradisi Grebeg Maulid di Kota Madiun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Madiun Melukis Jadi Ruang Ekspresi Anak, Bagus Panuntun: Bukan Lomba, Tapi Parade

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Kota Madiun Sebagai Simpul, Pawitandirogo Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Pemkot Madiun dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Kejar Program yang Belum Tercapai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:59 WIB

Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Access by KAI Gangguan, Calon Penumpang Tak Bisa Beli Tiket Online Malam Ini

Berita Terbaru

Opini

51 Miliar Melayang dari Anggaran, Ke Mana Arah Prioritas?

Senin, 31 Agu 2026 - 07:29 WIB