Perjalanan KA di Madiun Terdampak Banjir Semarang, Daop 7 Minta Maaf dan Beri Pengembalian Tiket 100 Persen

- Editorial Team

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Banjir yang merendam jalur kereta antara Stasiun Alastua dan Semarang Tawang membuat sejumlah perjalanan kereta api di wilayah kerja Daop 7 Madiun terganggu. PT Kereta Api Indonesia (Persero) pun memberikan pengembalian tiket 100 persen bagi pelanggan yang memilih membatalkan perjalanan akibat gangguan tersebut.

Luapan air di jalur kilometer 2+3 hingga 3+0 di wilayah Daop 4 Semarang terdeteksi sejak Selasa (28/10/2025) pagi, menyebabkan perjalanan kereta dari dan menuju Jakarta, Surabaya, serta Madiun mengalami keterlambatan dan perubahan rute operasi.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, mengatakan bahwa keselamatan pelanggan menjadi prioritas utama perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keselamatan pelanggan selalu menjadi hal yang utama. Kami berterima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan, keluarga yang menunggu, serta masyarakat dalam situasi ini,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).

Zainul menjelaskan, petugas prasarana KAI Daop 4 Semarang telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan penanganan genangan air. Upaya normalisasi lintasan terus dilakukan agar jalur Alastua–Semarang Tawang dapat segera dilalui kembali dengan aman.

Sebagai langkah antisipatif, KAI juga menyiagakan petugas tambahan untuk memantau ketinggian air, stabilitas rel, dan sistem drainase, serta mengoperasikan lokomotif Diesel Hidrolik BB 304 guna memastikan perjalanan tetap aman.

KAI memberikan pengembalian biaya tiket 100 persen di luar bea pesan bagi pelanggan yang membatalkan perjalanan akibat keterlambatan lebih dari satu jam atau perubahan rute. Pengajuan dapat dilakukan di loket stasiun atau melalui Contact Center 121, maksimal H+7 dari tanggal keberangkatan.

Bagi pelanggan yang tetap melanjutkan perjalanan, KAI menyediakan kompensasi keterlambatan berupa minuman dan makanan ringan untuk keterlambatan lebih dari tiga jam, serta makanan berat jika keterlambatan mencapai lebih dari lima jam.

Untuk menjaga keselamatan dan ketepatan waktu, sejumlah kereta diberlakukan pola operasi memutar, di antaranya rute Pasar Senen–Surabaya Pasar Turi melalui lintas Tegal–Purwokerto–Solo Balapan–Gundih, serta arah sebaliknya melalui Gambringan–Gundih–Solo Balapan–Cirebon Prujakan.

“Kami memohon maaf atas potensi keterlambatan akibat cuaca ekstrem. KAI terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan memantau kondisi jalur secara berkelanjutan demi menjaga keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api,” pungkas Zainul. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru