Kejari Selidiki Dugaan Korupsi Kolam Renang Mangkrak di Gemarang dan Dagangan

- Editorial Team

Jumat, 29 Desember 2023 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolam renang yang pembangunannya menggunakan keuangan negara di Dusun Mundu, Desa/Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur mangkrak. Foto: Nofika D.Nugroho/Neumedia.id

Kolam renang yang pembangunannya menggunakan keuangan negara di Dusun Mundu, Desa/Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur mangkrak. Foto: Nofika D.Nugroho/Neumedia.id

 

Kondisi kolam renang yang mangkrak di kawasan Pasar Mundu, Desa/Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Foto: Nofika D.Nugroho, 8 April 2022

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID, MADIUN – Pihak
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mulai terusik dengan mangkraknya dua
kolam renang yang pembangunannya menelan biaya lebih dari Rp 1,5 miliar. Duit
sebanyak itu bersumber dari keuangan negara.  

 

Korps Adhyaksa tengah menyelidiki
dugaan korupsi proyek dua kolam renang di bawah kendali pemerintah desa
tersebut. Lokasinya di kawasan Pasar Mundu, Desa/Kecamatan Gemarang dan Desa
Sukosari, Kecamatan Dagangan.

 

Adapun kolam renang di kawasan
Pasar Mundu mulai dibangun sejak 2019. Alokasi anggarannya sekitar Rp 931 juta dari
dana desa (DD) dan bantuan keuangan khusus (BKK) pada tahun 2019 dan 2021. Hingga
kini, kolam renang yang telah terbangun belum dioperasionalkan.

 

Secara kasat mata, kolam renang ada
dua unit. Masing – masing di antaranya memiliki panjang sekitar 21 meter dan
lebar 9 meter.

 

Kolam renang itu telah diisi
dengan air yang diambilkan dari sumber di Lereng Gunung Wilis. Kondisinya
terlihat sangat kumuh. Sedangkan kolam renang di Desa Sukosari didanai bantuan
keuangan khusus tahun 2022 senilai Rp 600 juta.

 

Kepala Kejari Kabupaten Madiun
Oktario Hartawan Achmad mengatakan bahwa penyelidikan yang dilakukan sebagai
tindak lanjut dari laporan yang disampaikan masyarakat.

 

Indikasi korupsinya karena
besaran anggaran tidak sesuai dengan hasil dari proyek pembangunan kolam
renang. Selain itu, tidak diteruskannya proses pembangunan maupun pengoperasionalan
kolam renang tersebut.

 

“Jadi, kami sementara menyelidiki kasus dugaan korupsi
pembangunan dua kolam renang di dua desa di Kabupaten Madiun. Satu kolam renang
berada di Kecamatan Gemarang dan satu lagi berada di Kecamatan Dagangan,” ujarnya
kepada wartawan, Jumat (29/12/2023).

 

Dalam penyelidikan ini, pihak
kejaksaan telah memintai keterangan dari sejumlah pihak. Pelaksana proyek, Aparat
Pemerintah Desa Gemarang dan Sukosari, dan pejabat terkait telah dihadirkan di
Kantor Kejari Kabupaten Madiun. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Polres Madiun Kota Bongkar 3,1 Juta Rokok Ilegal dan Gagalkan Dugaan Aksi Balap Liar di Jiwan
Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu dari 30 Perkara Inkracht
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:33 WIB

Seru! Forkopimcam Jiwan Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Argentina vs Mesir

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:24 WIB

Purnomo Hadi Resmi Nahkodai PKB Madiun, Muhtarom Serah Terimakan Aset

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:32 WIB

Sepasma Jadi Ruang Curhat UMKM, Bincang Ekraf Dorong Lahirnya One Village One Creative Hub

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:48 WIB

Ziarahi Makam Para Bupati Terdahulu, Bupati Hari Wuryanto: Jangan Pernah Lupakan Jasa Leluhur

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:16 WIB

Wow! Bola Resmi Piala Dunia 2026 Ternyata Dibuat di Kabupaten Madiun 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:09 WIB

Jawab Sorotan 7 Fraksi DPRD, Bupati Madiun Tegaskan SILPA Rp210,9 Miliar Berasal dari Surplus Pendapatan dan Efisiensi Belanja

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Hadir Lindungi Hak Anak, Kejari Kabupaten Madiun Daftarkan Penetapan Perwalian Dua Anak 

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:01 WIB

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Berita Terbaru