Bawaslu Kabupaten Madiun Pantau Ketat Netralitas Kades dan Perangkatnya di Pilkada 2024

- Editorial Team

Selasa, 10 September 2024 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Kabupaten Madiun, Slamet Widodo.

Ketua Bawaslu Kabupaten Madiun, Slamet Widodo.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Madiun memperketat pengawasan terhadap netralitas Kepala Desa (Kades) beserta perangkatnya, termasuk anggota BPD menjelang Pilkada 2024. Perangkat pemerintahan desa dinilai rentan terhadap ketidaknetralan dalam proses pemilihan, terutama saat masa kampanye.

Ketua Bawaslu Kabupaten Madiun, Slamet Widodo, menyatakan pihaknya telah melakukan langkah mitigasi melalui Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk mengawasi setiap kegiatan di tingkat kecamatan dan desa. Pengawasan dilakukan untuk mencegah adanya potensi penggunaan struktur desa oleh pasangan calon (paslon) sebagai alat kampanye.

“Penggunaan struktur masyarakat, baik secara formal maupun informal, pasti terjadi, jadi ini harus diantisipasi,” ujar Slamet pada Selasa (10/9/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menegaskan bahwa aturan melarang kepala desa dan perangkatnya untuk terlibat dalam kontestasi politik, termasuk mengarahkan dukungan kepada calon tertentu. Tindakan melibatkan diri atau dilibatkan dalam kampanye paslon sangat dilarang.

“Frase ‘melibatkan diri’ dan ‘dilibatkan’ ini harus diperhatikan dengan serius,” tambahnya.

Jika ditemukan pelanggaran, Bawaslu akan memberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku, baik melalui Komisi ASN, undang-undang desa, maupun sanksi pidana selama masa kampanye. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Kamis, 17 September 2026 - 08:05 WIB

Pesilat Madiun Mengguncang Belanda, Bawa Nama Kampung Pesilat ke Panggung Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Jangan Asal Serahkan Anak, Pemkab Madiun Ingatkan Risiko Adopsi Tanpa Prosedur Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Bupati Madiun Sampaikan Jawaban PU Fraksi, DPRD Dalami P-APBD 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Mokondo, Kenalan Lewat Aplikasi Pertemanan Ujung-ujungnya Bawa Kabur Kalung Emas Rp8,5 Juta Milik Perempuan yang Baru Dikenalnya 

Berita Terbaru